Jakarta,Topikonline.co.id – Peserta Apel Akbar Bulan Solidaritas Palestina 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (1/11/2026), diminta mengatur perjalanan dan memanfaatkan lima kantong parkir yang telah disiapkan Polda Metro Jaya.
Melalui Direktorat Lalu Lintas, Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa dan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan selama kegiatan berlangsung di Plaza Selatan Monas, mulai pukul 05.30 hingga 12.00 WIB.
Berdasarkan informasi Traffic Management Centre (TMC) Ditlantas Polda Metro Jaya, lima lokasi parkir tersebut meliputi Silang Monas Tenggara untuk 50 bus, Stasiun Gambir dengan kapasitas 400 mobil dan 200 motor, Masjid Istiqlal untuk 600 mobil, kawasan IRTI sebanyak 100 mobil dan 150 motor, serta Gedung Danareksa untuk 600 mobil.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, pengaturan tersebut dilakukan untuk memastikan mobilitas peserta tetap tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar kawasan Monas.
“Kami mengimbau peserta memanfaatkan lokasi parkir yang tersedia dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kami ingin kegiatan dapat berlangsung tertib, sementara masyarakat lainnya tetap dapat beraktivitas dengan nyaman,” ujarnya.
Polda Metro Jaya juga memastikan kegiatan Car Free Day (CFD) tetap berlangsung pukul 05.30 hingga 10.00 WIB. Karena itu, masyarakat yang hendak beraktivitas di sekitar Monas diminta mengantisipasi potensi kepadatan dan menyesuaikan perjalanan.
Budi menegaskan, kelancaran kegiatan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga membutuhkan kedisiplinan seluruh peserta dan pengguna jalan.
“Semangat Polisi Bersama Masyarakat Saling Menjaga Ruang Publik menjadi bagian dari pelayanan ini. Kami mengajak peserta dan pengguna jalan saling menghormati, menjaga keselamatan, serta bersama-sama merawat kenyamanan ruang publik,” pungkasnya.
Polda Metro Jaya mengingatkan, tertib berlalu lintas dan mematuhi arahan petugas menjadi kunci agar apel akbar berjalan lancar tanpa mengorbankan kenyamanan masyarakat lainnya.












