Jakarta,Topikonline.co.id – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menghadirkan layanan penerbitan dan perpanjangan SIM langsung ke desa, pondok pesantren, sekolah, kampus, hingga komunitas melalui Program SIM Komunitas bertajuk “Dekat, Cepat, Tepat” dalam rangka Operasi Patuh 2026.
Program ini bertujuan mempermudah akses pelayanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.
Kasubdit SIM Korlantas Polri, Kombes Pol Hilman Wijaya, menegaskan bahwa Operasi Patuh tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pelayanan dan edukasi kepada masyarakat.
Menurutnya, layanan jemput bola menjadi upaya mengatasi kendala jarak dan transportasi agar masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan SIM.
Pelayanan mencakup SIM A dan SIM C, baik penerbitan baru maupun perpanjangan, sesuai persyaratan yang berlaku. Khusus pemohon SIM baru, ujian teori melalui sistem e-AVIS dan ujian praktik tetap wajib dilaksanakan untuk memastikan kompetensi berkendara.
Korlantas juga memberikan edukasi mengenai aturan lalu lintas, etika berkendara, dan penggunaan perlengkapan keselamatan. Kemudahan pelayanan tidak berarti mengurangi standar pengujian maupun melonggarkan persyaratan penerbitan SIM.
Pelaksanaan program melibatkan Satlantas, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, sekolah, kampus, pesantren, serta komunitas. Seluruh proses wajib mengedepankan transparansi, integritas, dan kepatuhan terhadap prosedur, termasuk ketentuan biaya resmi.
Melalui program “Dekat, Cepat, Tepat”, Korlantas Polri menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan yang humanis dan mudah dijangkau, sekaligus memastikan setiap pengendara memenuhi persyaratan kompetensi demi keselamatan bersama.












