Jakarta – Kapuspen TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri acara Deklarasi dan Penandatangan Komitmen Bersama kemerdekaan Pers, di Hall Dewan Pers Jl Kebun Sirih Nomor 32- 34, Jakarta Pusat, Sabtu, (10/2).
Acara Deklarasi Kemerdekaan Pers dengan Capres dan Cawapres juga menghadirkan Anies Baswedan mewakili pasangan calon nomor urut 1, Rosan Roeslani mewakili pasangan calon nomor urut 2 dan Arsjad Rasjid mewakili pasangan calon nomor urut 3.
Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu dalam sambutannya mengatakan, acara ini dibuat sebagai komitmen dalam demokrasi, di mana reformasi merupakan tonggak bagi negara demokratis. Salah satu implementasinya adalah reformasi di bidang Pers yakni penerbitan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
“Undang-Undang Pers adalah simbol reformasi bagi bangsa Indonesia termasuk bagi kehidupan Pers,” ucapnya.
Lebih lanjut, Ketua Dewan Pers juga menyampaikan bahwa demokrasi tidak terlepas dari komitmen untuk merawat kemerdekaan Pers. Demokrasi akan tegak apabila pers dapat menjalankan peran dan fungsinya dengan bebas serta terhindar dari campur tangan pihak manapun.
“Kemerdekaan Pers adalah hak asasi manusia yang dijamin sepenuhnya oleh negara,” tegasnya.
Di akhir acara, ketiga perwakilan pasangan calon nomor urut 1, 2 dan 3 melaksanakan penandatanganan piagam dengan Ketua Dewan Pers disaksikan Kapuspen TNI, Mayjen TNI Nugraha Gumilar dan Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Polri Sandi Nugroho serta para anggota Dewan Pers lainnya.
Turut hadir juga dalam Acara ini di antaranya, Ketua Umum PDI, Reno Esnir, Ketua Umum JMSI Teguh Santosa, Ketua Umum IJTI, Jerik Kurniawan, Ketua Umum AJI, Sasmito Madrim, Ketua Umum PWI, Hendri CH Bangun, Dewan Kehormatan Sasongko Tedjo dan Ketua Umum AMSI, Wahyu Yatmika. Bembo












