Jakarta – Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di Jakarta Timur terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
Peningkatan kualitas dimaksud tak cuma sekadar memberikan pelayanan yang ramah, cepat dan nyaman, tapi juga meminimalisir adanya kemungkinan praktik percaloan di area Samsat.
Dalam pantauan topikonline.co.id, situasi di area gedung Samsat kini juga sudah banyak perubahan. Kondisi yang nyaman didukung dengan air conditioner ymemberikan hawa sejuk bagi wajib pajak saat melakukan pengurusan dokumen kendaraan bermotor.
Tidak ada lagi antrean panjang dan berdesakan mengingat Samsat Timur sangat memperhatikan protokol kesehatan (prokes) untuk memutus penyebaran Covid-19.
Kanit Samsat Timur AKP Rico Fermi Rembata mengatakan, kondisi pandemi sekarang membuat pihaknya sangat memperhatikan prokes dalam pelayanan.
“Pelayanan bagi kami adalah mutlak dan menjadi prioritas. Di samping itu kami juga sangat serius memutus penyebaran virus corona,” kata Rico dalam keterangan tertulisnya, Senin (05/10) kemarin.
Terkait isu percaloan yang dilakukan oknum, Rico menegaskan dirinya tidak menampik masih adanya percaloan. Namun begitu, terusnya, pihaknya juga tak pernah berhenti memberikan arahan kepada wajib pajak agar mengurus sendiri dokumen kendaraan bermotor.
“Saya selalu mengingatkan kepada petugas di lapangan, terutama satgas khusus, untuk terus memantau kondisi di lapangan agar wajib pajak tidak terjebak dengan bujuk rayu pihak tak bertanggung jawab. Urus sendiri jauh lebih mudah dan cepat,” ujar perwira jebolan Batalyon Parahita Raksaka Akpol 2008.
Ditegaskannya juga apabila ada oknum yang berani melawan dan ketahuan menjadi calo, pihaknya akan memberikan sanksi.
“Ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk membasmi percaloan yang diisukan di Samsat Timur,” ujarnya lagi.
Salah seorang wajib pajak pemohon warga Pondok Kopi, Jakarta Timur, sebut saja Berman Nainggolan, membenarkan bahwa kini Samsat Timur telah memberikan kemudahan dalam membantu proses pemberkasan dokumen kendaraannya.
“Sekarang hanya wajib pajak yang diperkenankan masuk ke dalam pak, pengantar disuruh menunggu. Ditambah adanya imbauan agar tidak mengurus kepada mereka yang tak bertanggung jawab,” tambahnya.
Wajib pajak pemohon lainnya, Takdir, juga mengungkapkan hal yang sama.
“Saya harap masyarakat Jakarta Timur tidak lagi menggunakan jasa calo untuk setiap pengurusan dokumen kendaraan. Sekarang lebih mudah dan terbuka informasi untuk mengurusnya,” ucap Takdir.
Sebagai informasi tambahan, Samsat Jakarta Timur termasuk asamsat yang sukses dalam melayani wajib pajak seperti pelayanan STNK online, pengoperasian STNK keliling, pelayanan door to door.
Samsat Jakarta Timur juga sudah meluncurkan mobil keliling sebagai upaya inovasi yang sinergi untuk menjadikan pelayanan yang profesional dan akuntabilitas. *fer












