Jakarta,Topikonline.co.id – Kepedulian sosial tak cukup berhenti pada slogan. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membuktikannya melalui program Kamis Berkah dengan membagikan 500 paket makanan kepada masyarakat di sekitar kantor Ditjenpas, Kamis (15/10/2026).
Paket makanan tersebut disalurkan kepada pengguna jalan, pedagang minuman keliling, pengemudi bajaj, serta warga dari berbagai kalangan yang beraktivitas di sekitar lingkungan kantor Ditjenpas.
Kegiatan yang dipimpin Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan, Kadiyono, ini menjadi wujud kepedulian jajaran Pemasyarakatan terhadap masyarakat sekaligus upaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan lingkungan sekitar.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan baik dengan lingkungan sekitar,” ujar Kadiyono.
Bagi masyarakat yang sehari-hari bekerja di jalanan, bantuan sederhana tersebut memiliki arti tersendiri. Jupri, seorang pengemudi bajaj yang menerima paket makanan, mengaku bersyukur atas kepedulian yang diberikan.
“Sangat bersyukur atas makan siang ini. Semoga Ditjenpas berkah selalu,” tuturnya.
Apresiasi serupa disampaikan Setio, pedagang minuman keliling yang turut menerima paket makanan. Ia berharap kegiatan berbagi tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga kegiatan berbagi ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ucapnya.
Program Kamis Berkah merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, yang diarahkan untuk memperkuat kepedulian sosial serta mendekatkan jajaran Pemasyarakatan dengan masyarakat.
Di tengah tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik, kegiatan semacam ini menjadi salah satu cara membangun komunikasi dan hubungan sosial yang lebih humanis. Kehadiran institusi negara di tengah masyarakat tidak hanya tercermin melalui tugas administratif dan penegakan aturan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kehidupan sosial di sekitarnya.
Ditjenpas berharap Kamis Berkah dapat menjadi kegiatan berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata, sekaligus menumbuhkan kepercayaan dan menjaga hubungan harmonis antara jajaran Pemasyarakatan dan masyarakat.
Melalui pembagian 500 paket makanan tersebut, Ditjenpas ingin menegaskan bahwa semangat pengabdian tidak hanya berlangsung di balik tembok lembaga pemasyarakatan. Kepedulian juga harus hadir di ruang publik, menyapa masyarakat, dan dirasakan manfaatnya secara langsung.
Sebab, ukuran sebuah pengabdian bukan semata-mata pada program yang dijalankan, melainkan juga pada manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.












