Penyelundupan HP ke Rutan Jakpus Digagalkan, Disembunyikan dalam Celana Dalam

Pengunjung perempuan yang mencoba selundupkan Handphone kedalam rutan kelas 1A Jakarta Pusat tapi ketahuan oleh petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U) Selasa 29/9.Foto:ist/TPK.

Jakarta,Topikonline.co.id — Upaya menyelundupkan telepon genggam (handphone/HP) ke dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Jakarta Pusat kembali digagalkan petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U).

Modusnya terbilang nekat. Satu unit HP ditemukan petugas tersembunyi di dalam celana dalam wanita yang diletakkan di dalam tas seorang pengunjung saat layanan kunjungan berlangsung, Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pengungkapan bermula ketika pengunjung perempuan tersebut menjalani pemeriksaan rutin menggunakan mesin X-Ray dan penggeledahan barang bawaan sebelum memasuki area kunjungan.

Petugas P2U mendeteksi adanya benda elektronik mencurigakan melalui layar X-Ray. Pemeriksaan kemudian diperdalam hingga akhirnya ditemukan satu unit HP yang disembunyikan di dalam celana dalam wanita.

Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) untuk kemudian diteruskan kepada Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat.

Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan dari pengunjung serta warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang hendak dikunjungi.

Rutan kemudian menjatuhkan sanksi administratif berupa larangan berkunjung selama satu bulan, terhitung mulai 30 September 2026. Peristiwa tersebut juga telah dilaporkan kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Khusus Jakarta.

Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Sumaryo, menegaskan bahwa penggagalan tersebut menunjukkan pengawasan di pintu masuk terus diperketat.

“Rutan Kelas I Jakarta Pusat berkomitmen penuh mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar). Setiap pelanggaran akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Sumaryo.

Ia juga mengingatkan seluruh pengunjung untuk mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan selama berada di lingkungan Rutan.

Menurut Sumaryo, pengamanan tidak hanya mengandalkan pemeriksaan manual, tetapi juga pemanfaatan sarana pemeriksaan seperti mesin X-Ray untuk mendeteksi barang yang berpotensi diselundupkan.

Rutan Kelas I Jakarta Pusat memastikan pengawasan terhadap pengunjung dan barang bawaan akan terus diperkuat. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah masuknya barang terlarang sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di dalam rutan.

Pesan tegasnya jelas: celah sekecil apa pun untuk memasukkan HP ke dalam rutan akan terus diburu petugas.