Metro  

436 SPPG Polri Digeber Serentak, Negara Tancap Gas Antar Makan Gizi Gratis hingga Pelosok 3T

TOPIKONELINE.CO.ID, JAKARTA — Negara menunjukkan keseriusan penuh dalam mengawal program prioritas nasional Asta Cita Makan Gizi Gratis. Sebanyak 436 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri resmi digeber pembangunannya secara serentak di seluruh Indonesia, Senin (29/12/2025).

Pusat kegiatan groundbreaking dipusatkan di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta.

Langkah masif ini menjadi sinyal kuat bahwa negara tidak setengah-setengah menghadirkan layanan gizi hingga ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).

Dari total target 1.147 unit SPPG secara nasional, sebanyak 436 unit kini memasuki tahap pembangunan awal. Khusus wilayah 3T, 26 unit SPPG telah lebih dulu beroperasi, dan pembangunan lanjutan akan kembali dilakukan pada Januari–Februari 2026, sementara unit lainnya dibangun bertahap demi menopang cakupan nasional.

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan, program ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas generasi bangsa.

“Alhamdulillah, kita bersama-sama mengambil peran dan tanggung jawab menyukseskan program Makan Gizi Gratis. Ini bentuk kehadiran negara yang nyata,” ujarnya dalam sambutan.

Saat ini, 331 SPPG telah beroperasi dan menjangkau sekitar 3,4 juta penerima manfaat. Dengan tambahan 436 unit baru, pemerintah optimistis lompatan besar cakupan layanan gizi akan segera terwujud, terutama di daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau negara.

Pembangunan SPPG juga menyasar wilayah strategis, antara lain Polda NTT (7 unit), Polda Kalimantan Tengah (8 unit), Polda Kalimantan Selatan (5 unit), dan Polda Papua Barat (5 unit). Seluruh unit tersebut ditargetkan rampung dalam waktu 45 hari agar dapat segera beroperasi optimal.

Tak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, kehadiran SPPG diyakini menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

Produksi makanan bergizi dalam skala besar akan memperkuat rantai pasok pangan, melibatkan UMKM, serta membuka lapangan kerja baru di daerah.

Dengan langkah serentak ini, Polri tak sekadar membangun dapur gizi, tetapi menegaskan keberpihakan negara pada masa depan anak bangsa—dari pusat kota hingga pelosok negeri yang selama ini kerap luput dari perhatian. (Iwan)