Tokoh Masyarakat Minta TMMD di Depok, Setahun Dua Kali

DEPOK – Salah seorang tokoh masyarakat Depok, Babai Suhaimi mengakui bahwa kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 di Depok yang kali ini menyasar pengerjaan fisik di Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, dirasakan sangat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat.

Karenanya Babai berharap ke depan, kegiatan TMMD di Depok ini ditambah, menjadi dua kali dalam setahun dari yang biasanya setahun sekali.

Bacaan Lainnya

“Ke depan, harapan saya, giat TMMD ini bisa dilakukan dua kali dalam setahun. Yakni lewat APBD murni dan APBD tambahan,” ujar Babai, Senin (29/10/2018).

Sebab kata Babai dalam TMMD, terutama dalam sasaran fisik, semuanya selalu dikerjakan secara maksimal oleh personel Satgas TMMD.

“Seperti pengerasan dan betonisasi jalan di Kelurahan Cipayung Jaya ini, kelihatan sekali dikerjakan secara maksimal oleh Satgas TMMD. Bahkan akhirnya jalan dilebarkan karena warga rela memberikan sebagian lahannya untuk pelebaran,” kata Babai.

Selain itu kata Babai dalam pelaksanaan pengerjaan fisik oleh Satgas TMMD dipastikan tidak ada kecurangan dan penyimpangan pengerjaan, yang mungkin terjadi jika dikerjakan oleh kontraktor.

“Kalau kontraktor atau pengusaha kan cari untung. Jadi wajar jika dalam betonisasi jalan, ketebalannnya dikurangi di beberapa bagian. Sementara kalau yang mengerjakan adalah Satgas TMMD itu tak akan mungkin terjadi. Sebab anggota TNI ini kan murni pengabdian dan tidak akan mungkin berpikir ke arah seperti itu,” paparnya.

Sebelumnya Babai sempat mengunjungi pelaksanaan program fisik TMMD ke 103 Kodim Depok, berupa pengerasan jalan di Jalan Lembah Griya, RW 9, Kelurahan Cipayung Jaya, Kota Depok, Sabtu (27/10/2018) lalu.

Dalam kunjungannya Babai yang kini maju menjadi caleg DPRD Depok dari PKB, mengapresiasi kinerja anggota TNI personel TMMD di Depok, dalam melakukan pengerasan dan betonisasi jalan.

Sebab kata Babai, jalan yang ada sebenarnya ialah jalan setapak di tengah perkebunan yang menghubungkan dua pemukiman warga di Cipayung Depok dengan Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Namun dengan adanya program TMMD ini, kata Babai, mampu menumbuhkan kedekatan emosional warga baik warga yang ada di Cipayung, Depok dengan warga yang di Bojonggede.

“Kedekatan emosional itu akhirnya membuat warga rela memberikan sebagian lahannya untuk menjadi jalan umum. Akhirnya jalan yang tadinya cuma jalan kecil berupa galengan, kini menjadi jalan penghubung yang cukup lebar dan bisa dilintasi kendaraan roda empat,” ungkapnya.

Menurut Babai jika pelebaran jalan yang telah terealisasi ini diuangkan, maka nilainya cukup besar. Apalagi nantinya jalan akan menjadi aset Pemkot Depok dan kegunaannya menjadi jauh lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Tanpa ada kedekatan emosional dengan anggota TNI yang mendekatkan diri ke masyarakat dengan program ini, tidak mungkin warga rela memberikan lahannya untuk jadi jalan umum. Jika diuangkan itu tentunya nilainya cukup besar. Jadi program TMMD ini harus terus dilakukan karena tak ada alasan untuk tidak mendukungnya,” jelasnya.

Ia menambahkan dari kegiatan ini juga terlihat bahwa tidak ada sekat dan batas pemisah antara anggota TNI dan warga masyarakat. “Pada akhirnya aparatur negara memang harus kembali ke masyatakat seperti yang dilakukan anggota TNI dalam TMMD ini,” pungkasnya. frynang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *