Kejati DKI Kembalikan Lagi Berkas Perkara Firli, Polda Metro Berjanji Berupaya Cepat Melengkapi

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.

Jakarta – Polda Metro Jaya kembali menerima pengembalian berkas perkara Firli Bahuri terkait kasus dugaan pemerasan terhadap eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

Atas pengembalian berkas kali kedua ini, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan penyidik akan berupaya cepat untuk melengkapi kekurangan pada berkas perkara sesuai dengan petunjuk jaksa penuntut umum (JPU).

“Penyidik akan sesegera dan secepat mungkin melengkapi petunjuk hasil koordinasi dengan JPU dalam penanganan perkara a quo (tersebut),” kata Kombes Pol Ade Safri, Sabtu, (3/2).

Dirinya juga mengatakan penyidik akan kembali melakukan pemeriksaan saksi untuk melengkapi berkas perkara yang

“Pastinya,” ujarnya ringkas.

Pun begitu, dirinya enggan menjelaskan lebih detail saksi mana yang nantinya akan diperiksa.

Seperti diketahui, berkas perkara Firli Bahuri terkait kasus dugaan pemerasan terhadap eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) dikembalikan lagi oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

Kabar ini disampaikan  Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati DKI Jakarta Syahron Hasibuan.

“Berkas perkara itu sudah dikembalikan lagi oleh Bidang Pidsus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta ke Polda Metro Jaya hari Jumat, tanggal 2 Februari 2024,” ujarnya kemarin.

Dikatakan, alasan berkas perkara Firli Bahuri dikembalikan itu karena belum lengkap.

“Bahwa hasil penyidikan berkas perkara tersebut, setelah dilakukan penelitian berkas perkara sesuai Pasal 110 dan Pasal 138 (1) KUHAP, tim Penuntut Umum berpendapat hasil penyidikan belum lengkap,” jelasnya.

“Sehingga berkas tersebut dikembalikan kepada penyidik disertai petunjuk guna penyempurnaan hasil penyidikan,” imbuhnya menandaskan. Bembo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *