Hadiri Bakti Sosial Pemilu Damai 2023-2024 di Bantul, Wakapolri Tegaskan Netralitas Polri

Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto didampingi Kapolda Yogyakarta Irjen Pol Suwondo Nainggolan menjawab berbagai pertanyaan wartawan pada acara bakti sosial dan kesehatan dalam rangka Pemilu Damai 2023-2024 di Gedung Serbaguna Institut Seni Indonesia (ISI Jogja), Sewon, Bantul, Rabu, (29/11).

Bantul – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Agus Andrianto menghadiri
acara bakti sosial dan kesehatan dalam rangka Pemilu Damai 2023-2024 di Gedung Serbaguna Institut Seni Indonesia (ISI Jogja), Sewon, Bantul, Rabu, (29/11).

Dalam kunjungannya ini, Komjen Pol Agus Andrianto tak pelak menerima banyak pertanyaan dari para jurnalis. Mulai dari netralitas Polri pada Pemilu 2024 hingga ke soal rumor dirinya yang akan didapuk menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Budi Gunawan.

Menyoal netralitas Polri di Pemilu 2024, Wakapolri Komjen Pol Agus menyatakan silahkan dilaporkan segera ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

“Dilaporkan saja, Pak Kadiv (Kepala Divisi) Propam ini kebetulan ada,” kata Wakapolri Agus Andrianto.

Dikatakannya, sesuai Pasal 28 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, pada ayat 1 dinyatakan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis.

Kemudian pada Pasal 2 juga menegaskan bahwa anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia tidak menggunakan hak memilih dan dipilih.

“Sesuai ketentuan perundang-undangan, polisi itu netral,” tegas Wakapolri Agus Andrianto.

Netralitas Polri, lanjut Wakapolri, juga diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri. Pada Pasal 5 Huruf B dikatakan, dalam rangka memelihara kehidupan bernegara dan bermasyarakat, anggota Polri dilarang melakukan kegiatan politik praktis.

Hal ini kemudian dipertegas lagi di Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2022 Pasal 4 Huruf H, di mana dinyatakan bahwa setiap pejabat Polri dalam etika kenegaraan wajib bersifat netral dalam kehidupan politik.

Ketegasan Wakapolri Agus Andrianto menjawab pertanyaan tentang netralitas Polri pada Pemilu 2024 ini patut diacungi jempol. Namun begitu, beda ceritanya saat yang datang adalah pertanyaan tentang rumor dirinya akan dilantik sebagai Kepala BIN.

“Walah, aduh, saya tidak tahu. Saya tidak tahu,” jawab Wakapolri Agus singkat. Bembo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *