Diduga Terlibat Penipuan Tiket Konser Coldplay, Ibu Tersangka GDA Dilaporkan ke Polres Metro Jakpus

Gischa Debora Aritonang (GDA), tersangka penipuan dan penggelapan tiket konser Coldplay ditahan di Polres Metro Jakarta Pusat.

Jakarta – Ibu dari Gischa Debora Aritonang (GDA), tersangka penipuan tiket konser Coldplay yang bernama Vera Debora dilaporkan korban penipuan bernama Reza (30), ke Polres Metro Jakarta Pusat. Laporan dibuat Reza melalui pengacaranya pada Jumat, (24/11) pekan lalu.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/2835/XI/2023/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA, tertanggal 24 November 2023.

Menurut Reza, dirinya membuat laporan polisi (LP) tersebut karena menduga kuat Vera terlibat dalam tindak penipuan yang dilakukan Ghisca. Pasalnya, Reza pernah diminta GDA untuk transfer DP (down payment) tiket konser Coldplay ke rekening BCA atas nama Vera Debora.

Reza mengaku mentransfer uang sekitar Rp427 juta kepada GDA secara bertahap. Dan salah satu proses transfernya dikirim ke rekening Vera Debora. Total uang itu, kata Reza, untuk membeli tiket konser Coldplay berbagai kategori.

“Ternyata aku (pernah) transfer ke (rekening) mamanya uang (tiker konser) Coldplay. Baru sadar, (transfer untuk) CAT 4 dua tiket, harganya Rp4.200.000,” kata Reza sambil menunjukkan tangkapan layar bukti transfer, Rabu, (29/11) kemarin.

Seiring berjalannya waktu, GDA yang tak sanggup memenuhi pengadaan tiket, mengembalikan Rp150 juta. Pengembalian itu disertai dengan bukti transfer. Lalu Reza kembali menerima notifikasi uang masuk ke rekeningnya sebesar Rp30 juta dari ibu GDA yang bernama Vera.

Reza menganggap, uang itu adalah bagian dari uang yang harus dikembalikan GDA kepadanya. Artinya, dari total uang Rp427 juta yang dikirimkan, GDA baru mengembalikan Rp180 juta. Masih ada Rp247 juta lagi yang belum dikembalikan GDA.

Diberitakan sebelumnya, GDA sudah ditetapkan penyidik Polres Metro Jakarta Pusat sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang tiker konser Coldplay. Dalam aksi tipu-tipunya, kepada para korbannya GDA mengaku kenal dengan seseorang dari pihak promotor. Dia lalu menawarkan tiket dengan harga miring kepada teman-temannya yang bekerja sebagai reseller.

“GDA menawarkan kepada teman-temannya sebagai reseller dengan dalih bahwa tiket tersebut adalah tiket komplimen yang dijanjikan akan (diberi) menjelang pelaksanaan konser,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakpus, beberapa waktu lalu.

“Yang bersangkutan meyakinkan kenal dengan perantara atau promotor. Padahal dari bulan Mei sampai dengan November tidak ada komunikasi dengan pihak perantara atau promotor,” sambung Kapolres Susatyo.

Secara keseluruhan, total kerugian yang ditimbulkan oleh GDA mencapai Rp5,1 miliar atau setara dengan 2.268 tiket. Mahasiswi Universitas Trisakti yang tinggal di Cikupa, Kabupaten Tangerang, itu kini mendekam di sel tahan Polres Metro Jakarta Pusat dan disangkakan Pasal 378 tentang Penipuan dan atau 372 tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman masing-masing empat tahun penjara. Bembo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *