Danrem 061/SK Apresiasi Prajuritnya Gendong Nenek Tabyah Agar Divaksin

  • Whatsapp

Bogor – Korem 061/Surya Kencana terus melaksanakan Serbuan Vaksinasi, Serbuan Vaksinasi secara door to door ke wilayah yang terpencil dan terasing juga terus dilakukan dengan melibatkan para tenaga kesehatan dari RS. Salak, Bogor serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Hal tersebut dilakukan untuk mendukung kegiatan Serbuan Vaksinasi dan memutus penyebaran Covid-19 dari wilayah binaan.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Serbuan Vaksinasi Korem 061/SK kali ini menyasar kepada para pekerja industri rumah tangga dan warga masyarakat dengan target 300 orang peserta, Selasa (26/10), di kampung Ciluban, desa Sukadamai, kecamatan Dramaga, kabupaten Bogor.

“Jemput bola adalah salah satu langkah untuk mempercepat program Vaksinasi, dikarenakan selain terkendala oleh kendaraan ataupun faktor lainnya yang membuat warga masyarakat kesulitan untuk mengikuti vaksinasi, maka jemput bola dipastikan dapat membantu pemerintah menuntaskan program vaksinasi dalam waktu cepat,” ujar Danrem 061/Surya Kencana Brigjen TNI Achmad Fauzi.

Bahkan tak jarang Babinsa harus mengetuk pintu dan mengajak warga untuk melakukan vaksinasi. Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Sukadamai, dibantu Binmas, Kepala desa, nakes dan relawan menyambangi seorang wanita tua Nenek Tabyah di rumahnya dan membawanya untuk divaksin.

Dikarenakan nenek Tabyah sudah terlalu renta, maka akhirnya anggota TNI dari Korem 061/SK membawanya ke lokasi vaksinasi di RT 002/03 dengan menggendongnya. Wanita paruh baya itupun akhirnya bisa mendapatkan vaksinasi, begitupun dengan warga lainnya akhirnya bisa menerima vaksin Covid-19. Danrem sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Prajuritnya.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa juga memberikan pengarahan kepada para peserta vaksinasi terkait tata cara untuk melakukan vaksinasi, yaitu sebelum pelaksanaan vaksin, seluruh peserta terlebih dahulu melaksanakan beberapa tahapan yang harus dilewati, baru setelah dinyatakan sehat dan memenuhi syarat bisa divaksin Covid-19.

“Sebelum divaksin warga harus cek tensi dan suhu badan oleh petugas kesehatan, input data, screening kemudian baru penyuntikan vaksin. Setelah divaksin peserta harus menunggu kurang lebih 30 menit untuk mengetahui apakah ada reaksi dari vaksin tersebut,” jelas Babinsa.

Kehadiran pelayanan vaksinasi dari Korem 061/SK di wilayah tersebut tentunya sangat menguntungkan warga masyarakat, warga dengan mudah bisa mendapatkan vaksin tanpa harus pergi jauh-jauh kelokasi sentra vaksinasi. Hal ini disampaikan oleh Kades Sukadamai. Ia pun tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Korem 061/SK yang sudah memberikan pelayanan Vaksinasi untuk warga desa Sukadamai.

Serbuan vaksinasi secara door to door ini bertujuan untuk mempercepat program vaksinasi hingga dapat memberikan vaksin kepada seluruh rakyat Indonesia secepatnya.

Pada kesempatan yang sama Babinsa juga berpesan kepada warga penerima vaksin, meskipun sudah divaksin diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah dianjurkan pemerintah.

Saat ini warga yang tervaksin sejumlah 250 orang, yang di antaranya 50 orang para pekerja industri rumahan dan 200 warga masyarakat dengan menggunakan vaksin sinovac dan AstraZeneca. Sedangkan para petugas medis yang membantu memberikan pelayanan vaksinasi yaitu sebanyak 17 orang dengan dipimpin oleh Dr Jeffry dari RS Salak Bogor.

Turut hadir pada kegiatan tersebut yaitu Danramil Ciomas Mayor Inf Suratno, Letda Ckm Nova tim kesehatan RS Salak, Kades Sukadamai, Babinsa Sukadamai, Bhabinkamtibmas Sukadamai serta aparat Pemdes Sukadamai. *fer

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *