Miras Sopi Bikin Banyak Masalah di Maluku, Irjen Refdi Andri Keluarkan Perintah

  • Whatsapp

Tingkat kriminalitas yang terus meningkat, terutama kekerasan pada anak di Maluku, diyakini salah satu penyebabnya adalah peredaran luas minuman keras atau miras jenis Sopi.

Kapolda Maluku Irjen Refdi Andri berkata, sampai saat ini, peredaran miras tersebut masih begitu masif karena belum ada batasan yang diatur oleh pemda setempat.

“Memang perlu ada terobosan-terobosan. Bagaimana pemerintah daerah merumuskan peraturan daerah atau perda, sehingga ada perda yang mengikat terhadap minuman keras atau minuman beralkohol. Karena itu merupakan salah satu penyebabnya,” kata Irjen Andri di Saumlaki, Rabu 20 Oktober 2021.

Ia menyebut, nyaris di semua daerah di Provinsi Maluku memiliki persoalan serupa, yakni tak ada perda miras Sopi, sehingga masyarakat mudah mendapatkannya dan akhirnya, terjadi peningkatan angka kriminalitas.

Meski demikian, Andri mengapresiasi dua daerah, yakni Kabupaten Seram Bagian Tinur dan Maluku Tenggara yang sudah menerbitkan perda terkait peredaran Sopi.

Untuk itu, dia meminta sembilan pemda lainnya di Maluku untuk menyusun dan menetapkan perda miras, sehingga angka kriminal di daerah bisa berkurang.

“Tentang bagaimana menata itu, silakan dirumuskan tetapi tentu juga dengan menyerap aspirasi dan keinginan masyarakat,” ujar Andri.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *