QBI Cetak SosioPreneur Dengan Pendampingan Dari Baqoel

  • Whatsapp

Jakarta, topikonline.co.id – Berniaga adalah salah satu cara yang efektif dalam menghadapi masa pandemi ini. Dua tahun sejak kasus pertama Covid-19 merebak di berbagai belahan penjuru, tidak hanya di Indonesia tetapi secara global juga merasakan dampaknya. Masih belum pasti pula kapan akan berakhirnya, Pemerintah pun giat melaksanakan vaksinasi untuk mencapai herd imunity atau kekebalan kolegial.
Berkaca dari kasus tersebut Qur’an Berjalan Indonesia (QBI) rutin mengadakan pelatihan dan pembinaan kepada para tahsin Qur’an untuk untuk menjadi socialpreneur dengan karakter islami.

“Kami sedang menerapkan kepada mereka terkait pengembangan karakter Al-Qur’an berjalan. Insya Allah dengan adanya kegiatan ini diharapkan mereka akan menjadi generasi yang akan menggantikan kita ke depan,” ujar Bunda qeby, istri dari Ustadz Andi, pimpinan pondok pesantren, Sabtu (16/10/2021).

Dijelaskannya, selain pengembangan karakter Al-Quran berjalan, pihaknya juga mensosialisasikan terkait business to business (B to B).
“Alhamdulillah ternyata karakter Al-Quran berjalan ini yang bisa bersinergi dengan enterpreneur sehingga ketika mereka menjadi pengusaha atau profesi lainnya, mereka bisa memiliki karakter Al-Quran berjalan,” tambahnya.

Untuk diketahui, kegiatan seperti ini telah berjalan selama 2 tahun. Berawal dari 100 santri dan terus bertambah dengan tujuan membangun infrastruktur di segala bidang. Disisi lain mempersiapkan SDM juga terus dilakukan agar dapat berjalan selaras.

Pendampingan
Sementara itu, Dhian Arinofa, CEO Baqoel menjelaskan, kehadiran Baqoel ditengah kegiatan tersebut adalah untuk membekali santri berupa pengetahuan agar bisa menjadi pengusaha yang dermawan atau sosial preneur.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap para santri tidak berfokus hanya kepada keuntungan duniawi semata tetapi ini juga dijadikan ladang ibadah untuk kita,” ujar Dhian

Lebih lanjut Dhian menambahkan bahwa ada banya program yang bisa di sinergikan dalam satu ekosistem.
“Banyak program yang bisa disinergikan dengan program seperti ini untuk dijadikan satu ekosistem dimana dari pendidikan agamanya mereka sudah cukup dan pendidikan bisnisnya juga cukup,” pungkas Dhian. [Adang]

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *