Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Helmi Gerebek Jaringan Sindikat Pinjol di 7 Wilayah Ibu Kota

  • Whatsapp

Dittipideksus Bareskrim Polri melakukan penggerebekan jaringan sindikat pinjaman online (Pinjol) di tujuh lokasi berbeda kawasan Ibu Kota. Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Helmy Santika membenarkan hal tersebut.

“Benar bahwa telah dilakukan kegiatan itu (penangkapan),” ujar Helmy saat dikonfirmasi, Kamis (14/10/2021).

Helmy menambahkan, pihaknya sedang melakukan pengembangan dan pendalaman.

“Saat ini orang-orangnya dalam pengembangan dan pendalaman untuk ke jaringan lain atau sindikasi lain,” ucapnya.

Kemudian, Helmy membeberkan dari 7 wilayah tersebut mengamankan kurang lebih 7 tersangka. Selain itu, beberapa barang bukti turut diamankan.

“7 wilayah di jakarta dengan tsk yang diamankan ada 7 orang. Dari tempat kejadian perkara 7 tersebut diamankan sejumlah modem, sejumah cpu, layar monitor, kemudian ratusan simcard, laptop, kemudian peralatan elektronik lainnya,” ungkapnya.

“Diduga para pelaku Ini yang bertugas sebagai desk collection dan operator SMS blasting,” imbuhnya.

Adapun ketujuh wilayah itu di antaranya dua di Cengkareng, Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Apartemen Taman Anggrek, Laguna Pluit, dan Green Bay Pluit.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian, menindak tegas pinjaman online ( Pinjol ) ilegal yang telah merugikan masyarakat Tindak tegas tersebut kata Kapolri, merupakan instruksi langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang memberikan perhatian khusus terhadap kejahatan Pinjol.

“Kejahatan pinjol ilegal sangat merugikan masyarakat sehingga diperlukan langkah penanganan khusus,” kata Sigit dalam pengarahan kepada Polda jajaran melalui Vicon di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/10/2021).

“Lakukan upaya pemberantasan dengan strategi Pre-emtif, Preventif maupun Represif,” tambahnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *