Kapolres Trenggalek bersama Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Tinjau PTM

  • Whatsapp

Trenggalek – Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera, didampingi Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Trenggalek Ny. Famella Dwiasi, meninjau proses belajar mengajar tatap muka, di SLB Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek, Rabu (22/9/2021).

Seperti diketahui bersama, Kabupaten Trenggalek telah menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi pelajar sekolah sejak tanggal 20 September 2020 yang lalu.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“lya benar. SLB Kemala Bhayangkari 1 Trenggalek, sekolah kebanggaan kita bersama ini telah melaksanakan PTM sejak hari Senin lalu,” ujar Dwiasi.

Menurut Dwiasi, yang dikutip dari webset Polres Trenggalek, peninjauan dilakukan untuk memastikan bahwa semua proses dijalankan dengan protokol kesehatan ketat.

“Mulai dari masuk lingkungan sekolah dengan pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan hand sanitizer hingga kewajiban mengenakan masker bagi para pelajar maupun tenaga pendidik. Termasuk jarak dan memperhatikan kapasitas ruang kelas,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres dan Ketua Yayasan mengunjungi satu persatu ruangan kelas yang digunakan untuk pembelajaran tatap muka, dan berbincang langsung dengan para siswa tentang belajar tatap muka yang baru tergelar beberapa hari ini sejak masa pandemi Covid-19.

Meskipun kegiatan belajar berlangsung dengan suasana yang serba terbatas, lanjut Dwiasi, para pelajar terlihat merasa gembira dan senang karena bisa bersua dengan teman sekelas serta bertemu langsung dengan para guru.

“Namun demikian, protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan secara disiplin. Ini yang terus kita tanamkan kepada para siswa. Jangan sampai niat baik membuka PTM ini justru menjadi faktor penyebab munculnya klaster baru di lingkungan sekolah,” ucapnya.

Pihaknya juga mengapresiasi para guru dan tenaga pendidik SLB Kemala Bhayangkari 1 yang secara khusus telah membentuk Satgas khusus di lingkungan sekolah untuk mengawasi dan memantau penerapan protokol kesehatan, sehingga potensi penularan benar-benar bisa ditekan.

“Alhamdulillah, keseluruhan siswa maupun guru disini sudah divaksin. Kemudian penerapan protokol kesehatan juga dilakukan secara ketat didukung dengan mekanisme pengawasan yang baik. Kita harapkan dengan pembelajaran tatap muka ini, para siswa dapat menimba ilmu dengan lebih baik dan tentunya lebih berprestasi lagi,” pungkasnya. *fer

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *