Pengurus LQ Indonesia Lawfirm Punya Banyak Bukti Dugaan Polda Metro Sarang Mafia

  • Whatsapp

Jakarta – Ketua Pengurus LQ Indonesia Lawfirm Alvin Lim merespon pernyataan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, terkait instruksinya untuk menindak polisi yang melakukan pelanggaran beredar dalam video di media sosial.

Alvin menuturkan pihaknya mempunyai bukti rekaman dan bukti lainnya yang menunjukkan bahwa Polda Metro Jaya diduga sarang mafia.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Nanti satu per satu, saya tunjukkan ke masyarakat, agar masyarakat lihat sendiri jeroan (dalamnya) POLRI itu seperti apa sekarang. Ini bukan fitnah saya akan buka dan kasih ke media satu persatu bukti rekaman lainnya,” ujar Alvin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (17/9/2021).

“Dan bagi Polri yang mau minta keterangan dan benar sungguh mau benahi bisa menghubungi LQ di 0818-0489-0999, kami akan berikan bukti-bukti tersebut. Jangan cuma pencitraan dan Omdo, namun tidak ada gerakan real,” sambungnya.

Satu di antaranya aduan Kasus MPIP dengan LP No 2228/IV/YAN 2.5/2020/SPKT PMJ ter tanggal 9 April 2020 yang dilaporkan sejak April dan Mei 2020 oleh korban MJ dan VS.

“Laporan tersebut hingga kini mandek begitu juga dengan laporan kasus dugaan pemerasan sebesar Rp 500 juta oleh penyidik,” tulis Alvin.

Alvin Lim menambahkan ia mengaku heran kasus Investasi Bodong di Subdit Fismondev unit 4 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya belum juga tuntas, alasannya penyidik belum adanya koordinasi lanjutan dengan Kanit baru.

“Tiga Laporan Polisi mandek, LP OSO Sekuritas , 3161/VI /YAN 2.5 / 2020 / SPKT PMJ tanggal 4 Juni 2020, LP Kresna Sekuritas , 4834 / VIII / YAN2.5 /2020 / SPKT PMJ Tanggal 14 Agustus 2020 dan LP Narada , 5847/ IX / YAN2.5/2020 / SPKT PMJ Tanggal 14 September 2020 tidak berjalan alias mandek,” sebutnya.

Alvin berharap Kapolda Metro Jaya Irjen pol Fadil Imran dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit membenahi kepercayaan masyarakat terkait dugaan adanya mafia kasus kerah putih di instansi Polri.

“Saya berharap laporan tersebut diusut tuntas oleh Polda Metro Jaya, Penuntasan kasus itu diharapkan dapat membangun citra Polri yang Presisi. Selain itu, kepercayaan masyarakat terhadap Polri pun akan bertambah,” tandasnya.

Sebelumnya beredar video pengarahan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran ke jajarannya beredar. Dalam video 15 detik itu, Fadil meminta anak buahnya yang bertugas di Pengamanan Internal (Paminal) untuk tegas kepada polisi yang dianggapnya tidak disiplin.

“Paminal, kau jangan takut blender orang. Bilang itu perintah saya. Biarin, kencing di celana semua polisi yang kurang ajar,” tegas Fadil dalam video yang beredar di media sosial, Selasa (14/9) yang lalu. *fer

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *