PBFC Solo Raya Harus Puas Sampai di Semifinal Bremoro Futsal Competition

  • Whatsapp

Karanganyar – Perhelatan Bremoro Futsal Competition memasuki babak semifinal yang mempertandingkan PBFC Solo Raya melawan Tawon Hitam, Kamis (2/9/2021) malam, di Lapangan Futsal Bremoro, Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad, Palur, kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Tim Tawon Hitam memastikan langkah selanjutnya, ke babak final kompetisi yang diselenggarakan Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro tersebut, dengan hasil akhir 1-0.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Ketua sekaligus pelatih Papua Bersaudara Football Club (PBFC) Solo Raya, Moses Ferdinand Kamer menyampaikan rasa senang bisa tampil dalam pertandingan futsal ini.

“Kalah menang dalam pertandingan sudah biasa dan hal yang lumrah, kami tetap bersyukur, karena dari kegiatan-kegiatan seperti ini tercipta jalinan hubungan baik antara adek-adek mahasiswa asal Papua yang berada di Solo Raya, agar menjadi anak-anak mahasiswa Papua yang tetap kompak selalu,” ujarnya usai pertandingan.

Moses pun mengapresiasi Iwan Sis sebagai pembina utama dan Rangel Christ Biet sebagai senior, Wakil Ketua PBFC Solo Raya, Atinus, senior Konelius, dan pendukung atau suporter yang selalu hadir mensupport.

Saat yang sama, Pembina Utama PBFC Solo Raya Iwan Sis menyampaikan bahwa kalah dan menang dalam pertandingan adalah hal yang biasa, tidak perlu berkecil hati.

“Tim PBFC Solo Raya cukup solid dan sebagai Pembina PBFC Solo Raya, cukup senang dan bangga terhadap ade-ade mahasiswa yang tergabung dalam PBFC Solo Raya,” tambahnya.

Menurut Iwan, dirinya sangat merasa puas atas permainan dari ade-ade mahasiswa Mutiara Hitam Dari Timur ini, dan Tim.

“Kami selalu berpesan kepada ade-ade mahasiswa asal Papua bahwa kekompakan, kebersamaan dan keuletan serta fokus pada tujuan adalah modal dasar untuk menuju keberhasilan, hal itu diterapkan tidak saja dalam sepak bola atau Futsal namun kesemua lini kehidupan,” katanya.

Ia juga mengingatkan tugas pokok para mahasiswa asal Papua, agar selalu fokus dalam belajar untuk mendapatkan nilai dan pengalaman yang baik, untuk dibawa kembali pulang ke Papua serta dapat menjadikan kebanggaan pada orang tua.

“Hindari berpikir yang tidak perlu, intinya tugas kita belajar tetap fokus pada belajar dan menuntut Ilmu. Ingat ade-ade semua adalah generasi penerus bangsa ini, bangsa Indonesia yang sangat kita cintai, jadi kita semua harus tetap semangat melangkah menuju masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. *fer

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *