Status Lanud Sam Ratulangi Meningkat Jadi Tipe A, Tugas dan Kewajiban Juga Meningkat

  • Whatsapp

Manado – Seiring peningkatan status Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sam Ratulangi dari tipe B ke tipe A, maka pucuk pimpinan meningkat menjadi Marsekal Pertama TNI, shelter base ops yang baru serta armada baru berupa kendaraan dinas satu persatu melengkapi kekuatan pangkalan yang mengemban tugas TNI di Bumi Nyiur Melambai, Sulawesi Utara.

Peningkatan status tersebut tertuang dalam Peraturan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Nomor Perkasau/ 46/ XII/ 2020 pada tanggal 22 Desember 2020. Tentang Peningkatan Status Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi dari tipe B ke tipe A.

Komandan Lanud Sam Ratulangi Manado, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Mohamad Satriyo Utomo mengatakan, peningkatan Lanud Sam Ratulangi menjadi tipe A, didasari pada nilai strategis keberadaan Lanud ini yang berbatasan langsung dengan negara Philipina, serta adanya Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II serta ALKI III.

“Dimana lokasi dan jalur-jalur ini merupakan jalur lintas laut maupun udara yang rawan dengan pelanggaran wilayah. Oleh karena itu ke depannya, tentu kita berharap Lanud Sam Ratulangi Manado akan terus berkembang dan melebarkan sayapnya dalam menjaga kedaulatan wilayah udara NKRI, khususnya di Sulawesi Utara,” ujar Komandan pertama berbintang satu yang menduduki jabatan Danlanud Sam Ratulangi, dalam pernyataan resmi yang dibagikan oleh Pen Lanud Sam Ratulangi, Manado, Kamis (15/7/2021).

Dijelaskan Satriyo, salah satu pengembangan yang saat ini sedang ditapaki oleh Lanud Sam Ratulangi adalah eksistensi atau kehadiran perwakilan TNI AU di seluruh bandara yang berada di provinsi Sulut.

Hal ini menjadi penting, lanjut Satriyo, karena dalam konteks keselamatan penerbangan, baik sipil maupun militer serta dukungan operasional penerbangannya, maka TNI AU, dalam hal ini Lanud Sam Ratulangi, harus hadir dan bersinergi dengan penyelenggara otoritas penerbangan di seluruh wilayah provinsi Sulawesi Utara demi menjaga keselamatan penerbangan.

Kemampuan Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi menjadi modal utama TNI AU di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara luar, dalam menjalankan tugas TNI AU seperti yang tercantum dalam Undang Undang RI Nomor 34 Tahun 2004, dalam tugas menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah yurisdiksi nasional.

Selain itu, Kepala Seksi Sarana Bantuan Dinas Logistik Lanud Sam Ratulangi, Mayor Tek Tarno menyampaikan bahwa pentingnya merawat dan memelihara kendaraan dinas yang dipercayakan oleh Negara kepada Lanud Sam Ratulangi.

“Tugas kami tentunya harus mengenal dan mengetahui kondisi semua armada kendaraan dinas yang ada di Lanud Sam Ratulangi, sebab setiap saat sesuai dengan dinamika di lapangan, kendaraan dinas dapat sewaktu-waktu dioperasikan untuk kepentingan dinas. Artinya, semua kendaraan harus dalam kondisi ā€œSā€ atau Serviceable, siap pakai,” tambahnya.

Empat unit kendaraan Mitsubishi Expander 1.5 GLX-L (4×2) MT ini tiba di Lanud Sam Ratulangi Manado pada pertengahan Juni 2021, untuk kemudian disalurkan oleh Seksi Sarban Dislog Lanud Sam Ratulangi kepada pejabat-pejabat yakni, Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Sam Ratulangi, Kepala Dinas Logistik (Kadislog), Kepala Dinas Personel (Kadispers) dan Kepala Dinas Potensi Dirgantara (Kadispotdirga). fery

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *