Dirkrimum Bantah Anggotanya Beking Mafia Tanah

Semanggi – Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, tidak ada anggotanya yang menjadi beking mafia tanah.

Klarifikasi tersebut disampaikan Direktur Reskrimum, dalam konferensi pers kepada wartawan, Senin (8/3/2021), di Mapolda Metro Jaya bersama dengan Kementerian ATR/BPN.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Ada tuduhan, adanya dugaan salah satu Subdit memback up mafia tanah. Selama ini kami menangani kasus sengketa tanah dan mafia tanah sesuai prosedur. Dan tidak benar jika pihaknya terlibat dalam mafia tanah,” ujarnya, didampingi juga oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

Menurut Tubagus, apa yang dilakukan oleh anggota Ditreskrimum Polda Metro Jaya hanya melaksanakan Laporan Polisi tentang Pasal 167 KUHP dimana pihak kepolisian melakukan penindakan lanjutan terkait laporan untuk mengecek siapa yang berhak atas tanah tersebut.

“Selanjutnya, Polda Metro Jaya dituduh telah menetapkan tersangka tanpa melalui penyelidikan. Ini jelas tidak benar, karena sebelumnya kami sudah melakukan gelar perkara dan ada dua alat bukti untuk dapat menetapkan tersangka,” jelasnya

Sebelumnya, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya diduga melakukan pemeriksaan terduga kasus mafia tanah. Tersangka diperiksa dalam kondisi sakit.

“Tuduhan ini jelas tidak berdasar, karena sekalipun sakit juga harus diuji terlebih dahulu ke Biddokkes Polda Metro Jaya agar dapat diketahui bisa atau tidak untuk pelaksanaan pemeriksaan,” jelasnya.

Lebih lanjut Tubagus menegaskan, terkait dengan penetapan tersangka mengunakan barang bukti palsu merupakan tuduhan yang sangat salah dan keliru.

“Penetapan tersangka menggunakan bukti palsu, ini jelas tidak benar. Bisa minta penjelasan langsung dan akan dijelaskan langsung oleh ATR/BPN, karena produk bukti yang kita gunakan adalah milik ATR/BPN,” pungkasnya. fer

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *