Beri Pelayanan Prima ke Masyarakat, Samsat Kota Bekasi Juga Perangi Calo dan Pungli

Samsat Kota Bekasi, Jl Ir H Juanda, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Bekasi – Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Bekasi, Jl Ir H Juanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi, terus melakukan inovasi dan berbenah diri untuk menberikan pelayanan prima ke masyarakat.

Peningkatan kualitas dimaksud tak cuma sekadar memberikan pelayanan yang ramah, cepat dan nyaman, tapi juga memerangi potensi praktik percaloan dan pungutan liar (pungli) di area Samsat.

Saat ini juga tak terlihat lagi antrean panjang dan berdesakan. Hal ini menunjukkan bahwa Samsat Kota Bekasi sangat memperhatikan protokol kesehatan (prokes) untuk memutus penyebaran Covid-19.

Kanit Samsat Kota Bekasi, AKP Ridha Aditya mengatakan, kondisi pandemi sekarang membuat pihaknya sangat memperhatikan prokes dalam pelayanan.

“Pelayanan prima bagi kami mutlak dan menjadi prioritas. Di samping itu, kami juga sangat fokus memutus penyebaran virus Covid-19 tanpa mengurangi kualitas pelayanan,” kata Ridha dalam keterangan tertulisnya, Rabu, (23/12).

Terkait maraknya isu percaloan dan pungli yang dilakukan oknum, Ridha tidak menampik dugaan tersebut. Pun begitu, lanjutnya, pihaknya juga tak pernah lelah memberi arahan kepada wajib pajak agar mengurus sendiri dokumen kendaraan bermotor.

“Saya selalu mengingatkan kepada petugas di lapangan, terutama satgas khusus, untuk terus memantau kondisi di lapangan agar wajib pajak tidak terjebak dengan bujuk rayu pihak tak bertanggung jawab. Urus sendiri jauh lebih mudah dan cepat,” paparnya.

Ditegaskannya juga apabila ada oknum yang berani melawan dan ketahuan menjadi calo, pihaknya akan memberikan sanksi.

“Kami berperang melawan pungli dan percaloan. Ini jadi salah satu bentuk komitmen kami membasmi percaloan dan pungli yang diisukan marak di Samsat Kota Bekasi,” tegas perwira jebolan Batalyon Ananta Hira Akpol 2009 ini.

Salah seorang wajib pajak pemohon warga Bekasi Timur bernama Saparuddin saat dimintai pendapatnya membenarkan bahwa Samsat Kota Bekasi sekarang sudah memberikan banyak kemudahan dalam  proses pengurusan dan pemberkasan dokumen kendaraan.

“Sekarang hanya wajib pajak yang diperkenankan masuk ke dalam pak, pengantar disuruh menunggu. Ditambah lagi adanya imbauan agar tidak mengurus kepada mereka yang tak bertanggung jawab,” cetusnya.

Wajib pajak pemohon lainnya, Junaedi juga menyatakan hal yang sama.

“Banyak kemudahan diberikan oleh pihak Samsat. Saya berharap masyarakat Kota Bekasi tak menggunakan jasa calo lagi mengurus dokumen pajak kendaraan. Sekarang lebih mudah dan terbuka informasi untuk mengurusnya,” akunya kepada topikonline.co.id bem

 

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *