Crime Clearance Tahun 2020 Meningkat, Kapolda Metro Jawab Pertanyaan Wartawan dengan Ajakan Diskusi di Ruangan

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran saat mendengar pertanyaan wartawan pada rilis akhir tahun di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Rabu, (23/12) siang.

Jakarta – Tingkat penyelesaian kasus atau crime clearance di wilayah hukum Polda Metro Jaya tahun 2020 meningkat tujuh persen sebanyak 2.385 kasus dibanding tahun 2019.

Peningkatan ini juga dibarengi dengan penurunan angka kejahatan atau crime dengan persentase sama yakni tujuh persen sebanyak 2.290 kasus.

Pernyataan ini disampaikan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran dalam rilis akhir tahun yang disiarkan virtual dari Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Rabu, (23/12) siang.

Yang paling menarik dalam rilis akhir tahun ini, mantan Kapolda Jawa Timur itu juga menjawab satu pertanyaan wartawan televisi secara ringkas namun terkesan konyol perihal langkah prioritas apa yang akan diambil di tahun 2021 untuk crime clearance yang masih tertunggak.

“Terima kasih atas masukannya. Nanti kita diskusikan di ruangan,” ujarnya singkat menanggapi pertanyaan tersebut selain juga menyebutkan hoaks dan hate speech sebagai kasus paling menonjol di tahun 2020.

Selain mengulas peningkatan clear clearance dan penurunan crime di tahun 2020, Kapolda Metro Jaya juga menyebut sepanjang tahun ini angka kecelakaan lalu lintas menurun lima persen.

Kemudian jumlah korban meninggal dunia dan luka berat akibat lalu lintas juga turun masing-masing sebesar 13 persen.

Sementara angka luka ringan akibat kecelakaan lalu lintas juga turun 15 persen.

“Secara keseluruhan, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya sepanjang 2020 kondusif,” ujar Kapolda Fadil. bem

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *