Pengamat: Dua Paslon Pilkada Tangsel Bagi-Bagi Sabun Pembersih Termasuk Politik Uang

Sabun pembersih jadi alat politik uang dua paslon Pilkada Tangsel ke masyarakat.

Tangsel –Pengamat Pilkada Tangerang Selatan, Agusta Surya Buana menilai belum seluruh kandidat calon kepala daerah, termasuk tim pemenangannya, memahami seluruh aturan dalam kontestasi pesta demokrasi.

Belum lama ini, Agusta mencontohkan, tim pemenangan dari pasangan calon (paslon) Muhamad-Saraswati memberikan sabun pembersih kepada masyarakat.

Langkah Muhamad-Saraswati tampaknya diikuti pasangan Siti Nur Azizah-Ruhamaben dengan membagi-bagikan sabun mandi kepada masyarakat. Padahal, Agusta mengingatkan, sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017, hanya ada delapan item yang dibolehkan tim kandidat kepada masyarakat.

Ada juga tambahan empat item alat pelindung diri (APD) demi mencegah penyebaran virus corona baru (Covid-19), seperti tertuang dalam PKPU Nomor 10 Tahun 2020.

“Dari 12 item, tidak disebutkan kandidat bisa memberikan atau membagi-bagikan sabun pembersih kepada masyarakat untuk mendukung pencalonannya,” kata Agusta saat ditemui di kawasan Ciputat Timur, Sabtu, (5/12).

Sesuai PKPU Nomor 4 Tahun 2017, delapan item yang dibolehkan penyelenggara pesta demokrasi adalah pakaian, penutup kepala, alat minum, kalender, kartu nama, pin, alat tulis, payung dan atau stiker maksimal berukuran 10 kali lima sentimeter.

Sementara empat tambahan yang terkait APD yakni masker, sarung tangan, hand sanitizer, dan face shield. Karenanya, pembagian-bagian sabun mandi seperti yang dilakukan tim Azizah-Ruhamaben di kawasan Bambu Apus.

Menurut Agusta, setiap pemberian yang tak terkait dengan ketentuan penyelenggara pemilu menjadi bagian dari pelanggaran politik uang. Itu karena tujuannya demi membuat masyarakat memilih kandidat tersebut.

Karena itu, Agusta meminta Bawaslu Tangsel segera melakukan penyelidikan. Jika ditemukan pelanggaran, Bawaslu Tangsel juga diminta segera mengambil tindakan.

“Segala bentuk pelanggaran harus segera diselesaikan Bawaslu Tangsel. Ini agar Pilkada tetap berjalan sesuai aturan,” Agusta menandaskan. bem

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *