Natalia Rusli: Fikasa Group Perusahaan Profesional, Laporan Polisi Kami Cabut

Kuasa hukum nasabah Fikasa Group, Natalia Rusli, S.H., M.H(c)., C.L.A.

Jakarta – Sempat merasa kecewa karena gagal bayarnya anak usaha Fikasa Group, kini para nasabah resmi mencabut laporan-nya ke polisi.

Para pelapor yang diwakili oleh para kuasa hukum yaitu Natalia Rusli, S.H., M.H(c)., C.L.A, dari Master Trust Law Firm dan Bryan Roberto Mahulae, S.H., M.H(c)., C.L.A dari Firma Hukum Rumah Keadilan mendatangi Polda Metro Jaya pada Jumat, (4/12).

Saat ditemui oleh para awak media seusai mengajukan pencabutan laporan tersebut, Natalia Rusli, S.H.,M.H(c).,C.L.A selaku kuasa hukum pelapor menyatakan, “Kami resmi mencabut laporan kepolisian kami terhadap Fikasa Group di Polda Metro Jaya, karena kami melihat apa yang dialami oleh Fikasa Group merupakan dampak dari pandemi Covid-19, bukan merupakan bentuk itikad tidak baik.”

Ditambahkannya, para nasabah kini percaya bahwa Fikasa Group adalah perusahaan yang profesional dan hati-hati dalam menjalankan usahanya.

“Atas dasar tersebut kami kini hadir di untuk mencabut laporan kepolisian tanggal 7 Agustus lalu. Sebagai lawyer yang profesional kami tidak ingin memperkeruh suasana dan selalu mencarikan jalan dan solusi terbaik untuk klien kami,” terang Natalia.

“Kami juga berterima kasih terhadap kepolisian, khususnya penyidik pada Subdit Fismondev Ditreskrimsus Polda Metro Jaya  yang telah profesional d melayani laporan yang ada, serta mengedepankan restorative justice dan asas manfaat hukum yang memang kita kenal dalam hukum di Indonesia,” sambungnya.

Di kesempatan yang sama,  Bryan Roberto Mahulae,S.H.,M.H(c).,C.L.A. mewakili para kliennya usai memberikan keterangan pada berita acara pencabutan laporan juga menyampaikan permintaan maaf dan meminta awak media membantu memulihkan nama baik Fikasa Group.

“Kami berharap agar segala usaha Fikasa Group dapat kembali normal dan berjalan sebagaimana sedia kala serta dapat lebih maju lagi,” harap Bryan R Mahulae.

Natalia Rusli menambahkan, dirinya bersama kawan-kawan lawyer sudah sepakat untuk bergerak berdasarkan kemauan mayoritas klien untuk mencabut laporan polisi.

Sebagai lawyer, sambungnya, pihaknya tidak boleh memperkeruh situasi. Jika klien sadar akan kesalahan dan meminta agar lawyer mencabut laporan polisi, maka lawyer harus menjalani sesuai kemauan klien. bem

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *