Kapolri Bakal Seret Jajarannya ke Ranah Pidana Bila Selewengkan Uang Negara

Kapolri, Jenderal Pol Idham Azis.

Jakarta – Kapolri, Jenderal Pol Idham Azis menegaskan bakal menyeret jajarannya ke ranah pidana apabila menyelewengkan uang negara.

Hal ini disampaikannya saat melakukan telekonference dengan Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Eko Budi Sampurno beserta jajaran di daerah lain.

Awalnya, Idham menyinggung soal nota kesepahaman (MoU) antara Polri dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait tindak lanjut hasil pemeriksaan yang berindikasi kerugian negara atau daerah dan unsur pidana.

MoU antara Polri dengan BPK sendiri ditandatangani pada Selasa, (11/8).

BACA JUGA:

Idham mengatakan, ada dua hal yang dapat dilakukan oleh jajarannya untuk menindaklanjuti MoU tersebut.

“Dari segala macam penandatanganan yang baru kita lakukan, itu cuma ada dua, kalian komitmen atau konspirasi,” ucap Idham disambut tawa hadirin.

Menurut dia, apabila jajarannya berkomitmen, tindak pidana korupsi dapat terselesaikan.

Namun sebaliknya, korupsi akan terus terjadi apabila anggotanya berkonspirasi untuk melakukan tindakan yang melawan aturan.

“Kalau kau komitmen, selesai semua urusan ini. Tapi kalau kau konspirasi, biar sampai kiamat juga tetap saja ada nanti korupsi,” tegasnya.

Untuk itu, masih kata Idham, dirinya berpesan agar anggotanya mengelola keuangan negara sesuai peruntukkannya.

Apabila tidak bisa digunakan sesuai kegunaannya, ia berpesan agar uang dikembalikan kepada negara.

“Kalau tidak bisa sesuai peruntukkannya, kembalikan kepada negara,” ujar dia.

“Kalau kau gunakan semua anak buah itu tidak sesuai dengan aturan, cuman ada dua pilihannya, kembalikan atau kau saya pidanakan. Dengar itu ya,” tambahnya mengakhiri pernyataan. bem

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *