Putra Danramil di Banyumas, Jadi Danrem 071/Wk

Purwokerto – Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin yang baru beberapa waktu lalu resmi menjabat Komandan Korem 071/Wijayakusuma mengunjungi bekas kantor bapaknya ternyata “Wong Ngapak” (orang ngapak-Red) asli Banyumas.

Dan ternyata, Dwi Lagan adalah “anak kolong” putra dari seorang Danramil di Kodim 0701/Banyumas. Walaupun lahir di kota Atlas Semarang, namun kehidupannya dari kecil hingga remaja berada di Kota Purwokerto Banyumas.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Alumni SMA Negeri 1 Purwokerto ini usai menyelesaikan pendidikannya hingga sempat fakum beberapa tahun sebelum menapaki jenjang kemiliterannya di Akademi Militer Magelang, merupakan putra dari Kapten Inf (Purn) Dikin (Alm) yang pernah menjabat Danramil di Banyumas diantaranya Danramil 03/Patikraja, Danramil 04/Sokaraja, Danramil 13/Ajibarang Pasiops Kodim 0701/Banyumas dan terakhir sebagai Danramil 08/Kalibagor.

Berbagai tugas kemiliterannya baik dalam dan luar negeri pernah ia cicipi, bapak dua putra ini yang beristrikan Ny. Dewi Daniyah Eka Putri yang juga anak kolong putri dari mantan Dandim 0713/Brebes (1987-1991), Dandim 0710/Pekalongan (1991-1992) dan Ketua DPRD Pekalongan.

Mantan Danrindam I/Bukit Barisan ini pada kunjungan kerjanya dan bertatap muka dengan segenap prajurit, PNS dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVI Kodim 0701/Banyumas, Kamis (16/07) mengungkapkan keharuannya bisa bersilaturahmi di tempat tugas bapaknya.

“Saya pribadi dan selaku Komandan Korem 071/Wijayakusuma sangat senang dapat diterima segenap prajurit Wijayakusuma khususnya warga Kodim 0701/Banyumas ini,” tukasnya mengawali tatap mukanya.

“Makodim 0701/Banyumas ini walaupun markas Kodim nya bukan yang sekarang (dulu Makorem 071/Wijayakusuma), saya masih teringat setiap kali ikut bapak saya bertugas, bermain dan mengenal lingkungan markas tentang tugas-tugas yang diemban prajurit,” imbuhnya.

“Karenanya, dengan didikan orang tua dan mengenal lingkungan tentara, yang awalnya saya tidak antusias untuk menjadi seorang prajurit TNI, namun akhirnya saya berkeinginan menjadi seorang tentara,” jelas Lagan.

Pada tatap muka ini, ia menekankan tentang tugas-tugas Kodim sebagai Komando kewilayahan dan Babinsa selaku ujung tombak harus mampu membantu pemerintah daerah dan membantu kesulitan masyarakat sekelilingnya.

Lagan juga berpesan kepada Komando kewilayahan agar menjalin sinergitas dengan steakholder yang ada di wilayah.
“Saya berpesan, komando kewilayahan agar selalu menjalin sinergitas dengan pemerintah daerah dan Satuan terkait lainnya. Dandim menjalin komunikasi dengan Bupati/Walikota dan segenap Forkopimda, Danramil dengan Camat dan segenap Forkopimcam serta Babinsa dengan Babinkamtibmas, Kades/Lurah, semua harus terjalin hubungan yang baik,” terangnya.

Berkaitan dengan situasi wilayah yang saat ini sedang Pandemi Covid, Danrem meminta agar aparat dapat membantu pemerintah daerah dalam penanganan Covid ini, termasuk juga harus menjaga kesehatan dirinya sendiri dan keluarga.
“Dijaga betul diri dan keluarga saat pandemi Covid. Jangan sampai kita sudah membantu Pemda justru malah keluarganya sendiri tidak dijaga, jangan sampai ada di Kodim 0701/Banyumas, Purwokerto ini. Lakukan olahraga secara mandiri,” tegasnya.

Ia mengimbau hendaknya dapat menjaga keutuhan dan kerukunan dalam rumah tangga, karena keharmonisan suami istri merupakan kunci bagi keutuhan sebuah keluarga. “Binalah rumah tangga dengan baik, sehingga anak-anak akan tumbuh dengan baik ditengah keluarga yang harmonis,” ajaknya.

Secara khusus Lagan menyampaikan agar anggota Persit Kartika Chandra Kirana jajaran Koorcab Rem 071 dapat memanfaatkan dengan bijak kemajuan teknologi terutama dalam hal penggunaan media sosial.

“Hindarilah memuat konten maupun gambar yang menimbulkan reaksi negatif dan dapat mencemarkan institusi TNI AD dan keluarga,” jelasnya.

Diakhir kunjungannya, Danrem menyempatkan diri untuk beramah tamah dengan Forkopimda Banyumas. fey

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *