Komjen Pol Listyo Sigit Jadi Sosok Paling Berpotensi dan Diunggulkan Menjadi Kapolri

Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

Jakarta – Mantan ajudan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo saat ini masuk dalam daftar kandidat terkuat yang dijagokan menjadi Kapolri selain Kabaintelkam, Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel.

Dari informasi yang berkembang di lingkaran dalam tubuh Polri,   Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang saat ini menjabat sebagai Kabareskrim dinilai sebagai sosok paling berpotensi dan diunggulkan sebagai pengganti Jenderal Pol Idham Aziz.

“Sigit sangat berpotensi, apalagi sangat dekat dengan Jokowi,” sebut Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, belum lama ini.

Komjen Pol Sigit Prabowo saat ini juga berusia relatif lebih muda di antara delapan nama kandidat Kapolri versi IPW. Mantan ajudan Presiden Jokowi ini masih memiliki tujuh tahun sisa masa jabatan sebelum pensiun.

Sementara menyoal tentang agama Nasrani yang dianut Listyo Sigit dan dianggap bisa jadi penghalang langkahnya menuju TB-1, Neta enggan menganggapnya terlalu jauh.

“Sejarah Polri mencatat ada Kapolri yang beragama Nasrani yakni Jenderal Pol (Purn) Widodo Budidarmo yang menjabat pada rentang waktu 1974-1978. Jadi bukan kendala sebenarnya untuk Listyo Sigit untuk menjadi Kapolri,” tegas Neta.

“Jenderal Widodo Budidarmo juga menjadi salah satu Kapolri terbaik berkat warisan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) yang kita kenal saat ini,” tambahnya lagi

Dari delapan nama versi IPW, Neta menyambung, Komjen Pol Sigit juga dianggap berpeluang menyingkirkan kandidat lain sesama ‘gang Solo’.

Kategori ‘gang Solo’ yang dimaksud Neta ialah para calon-calon kapolri versi IPW yang pernah bertugas di kampung halaman Jokowi yaitu di Solo.

Di Solo, Listyo Sigit Prabowo  pernah mengisi posisi kepala Polresta Solo 2011. Sementara dua kandidat ‘gang Solo’ lain yaitu Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi dan Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana.

Ahmad Luthfi pernah jadi Wakapolres Solo 2011 dan Nana Sudjana pernah bertugas sebagai Kapoltabes Surakarta 2010. Sigit dan kedua Kapolda ini bertugas semasa Jokowi menjabat Wali Kota Solo.

Kapolda Jawa Tengah Ahmad Luthfi kini berusia 53 tahun sementara Kapolda Metro Jaya Nana Sudjana 55 tahun. Meski lebih tua dari Sigit, keduanya masih berpangkat bintang dua.

Tapi peta bursa calon kapolri masih dapat berubah khususnya menjelang Kapolri Idham Aziz pensiun. Masih ada enam bulan lagi menjelang masa jabatan Jenderal Pol Idham Azis sebagai Kapolri.

Peta kekuatan delapan figur yang namanya di rilis IPW masih bergantung pada situasi peta politik nasional menjelang Jenderal Pol Idham Azis pensiun. Salah satunya peta politik yang dimaksud pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada Desember 2020. bem

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *