BNN Berhasil Cegah Penyelundupan 10 kg Sabu dan 60 Ribu Ekstasi di Dumai

Dumai – Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mencegah upaya penyelundupan 10 kg sabu dan 60.000 butir ekstasi asal Malaysia di wilayah Dumai, Riau, Selasa (18/2) malam.

Sebanyak empat tersangka yakni Rizal, Rapi Rahmat, Riman RI dan Hendra dibekuk dalam proses penggrebekan di depan Alfamart Jalan Gatot Subroto, Bukit Timah, Dumai Baru, Kota Dumai, Riau.

Dari keempat tersangka yang diamankan, salah satunya yakni Rapi Rahmat berprofesi sebagai anggota Polri.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari dalam keterangan tertulisnya yang didapat topikonline.co.id, Rabu, (19/2) pagi menjelaskan, proses penggrebekan berawal dari informasi masyarakat perihal adanya penyelundupan narkotika dari Malaysia menuju Indonesia melalui jalur laut ke wilayah Dumai, Provinsi Riau.

“Informasi itu kita kembangkan dan selidiki sampai akhirnya kita berhasil menghentikan mobil Avanza abu-abu yang dikendarai para pelaku,” kata Arman.

Dan saat dilakukan penggeledahan dalam mobil, “Akhirnya kita dapatkan narkotika jenis sabu seberat 10 kg dan 60.000 ribu pil ekstasi sebagai barang bukti.”

Menurut Arman, dari hasil pemeriksaan sementara para tersangka mengaku barang tersebut didatangkan dari Malaysia melalui jalur laut.

Seluruh barang tersebut rencananya akan diedarkan di Pekanbaru dan Dumai.

BACA JUGA:

Menurut Arman, Provinsi Riau saat ini menjadi salah satu daerah yang paling rawan penyelundupan narkoba dari Malaysia ke Indonesia.

“Barang diserahterimakan di tengah laut mengunakan kapal-kapal kecil. Kemudian masuk melalui pulau-pulau kecil sepanjang garis pantai timur Sumatera,” jelasnya.

“Selain itu jumlah  pemakai narkoba, khususnya di kota Pekanbaru, hingga kini juga masih cukup tinggi,” dia menambahkan. bem

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *