Hoax Soal Ijasah Palsu Rektor Unima, Dua Orang Ini Diamankan Polisi

banner 468x60

Semanggi – Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah di media sosial.

Dari pengungkapan tersebut, diamankan dua orang tersangka FDR dan DN sementara korban pelapornya adalah seorang rektor Universitas Negeri Manado Rektor Unima Prof Dr Julyeta Paulina Amelia Runtuwene MS.

Muat Lebih

banner 300250

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, kejadian bermula pada 2016. Dua orang pelaku melakukan aksi demo di Istana Negara dan Kementerian Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

“Dalam demo di Istana tersebut kedua tersangka mengatakan bahwa ijasah S3 Rektor Universitas Negeri Manado adalah Palsu,” ujar Yusri.

Selain demo, lanjut Yusri, keduanya juga memposting di Facebook terkait dugaan ijasah palsu tersebut.

Menurut Yusri, atas perbutan tersangka, Dr. Julyeta Paulina tidak terima dan melaporkan perbuatan tersangka ke pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan korban, pihak kepolisian dari Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, mengumpulkan semua barang bukti dan keterangan.

“Dari data yang di dapat dari Kemristekdikti, memastikan ijasah korban adalah asli, yang di keluarkan Ditjen Pendidikan Tinggi,” ucap Yusri.

Pihak kepolisian berhasil mengamankan FDR dan DN di amankan di Sulawesi Utara, Manado, salah satunya adalah dosen di Universitas tersebut.

Atas perbuatan kedua tersangka dikenakan Pasal 310 KUHP atau Pasal 13 Udang Undang ITE Nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik dan juga Pasal 36, Pasal 51 UU nomor 11 tahun 2008 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. fry

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *