Penyelundupan Sabu 33,9 kg asal Malaysia Digagalkan BNN, Satu Tersangka Tewas dalam Pengejaran

erapa tersangka dan barang bukti 33,9 kg sabu asal Malysia yang berusaha diselundupkan namun berhasil digagalkan BNN.

Jakarta – Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 33,9 kg dari Malaysia.

Seluruh sabu yang diselundupkan didapat dari dua lokasi yakni di Aceh dan Sumatera Utara.

Dalam pengungkapan yang berlangsung sejak Jumat (14/2) hingga Sabtu, (15/2) ini, satu tersangka tewas dalam pengejaran dan satu tersangka lagi mengalami luka tembak saat melarikan diri.

Sementara tujuh tersangka lainnya berhasil dibekuk tanpa perlawanan.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari dalam keterangan tertulisnya yang diterima topikonline.co.id, Minggu, (16/2) malam menjelaskan, pengungkapan berawal dari tertangkapnya lima tersangka di daerah Idi Rayeuk, Aceh Timur, saat menyelundupkan sabu dari Malaysia via jalur laut.

Sebanyak 18,9 kg berhasil disita dari penangkapan ini.

Kemudian di Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara, masih kata Arman, dalam waktu yang berdekatan BNN juga menciduk empat tersangka yang membawa sabu dari Malaysia.

Penangkapan di Tanjung Balai bermula dari tertangkapnya tersangka bernama Aris yang membawa 15 kg sabu dan 2.000 butir ekstasi dengan sepeda motor.

Dari situ,  tersangka kemudian mengaku bahwa seluruh narkoba dikendalikan dan dimiliki tersangka bernama Aflah, warga Kisaran.

Berbekal informasi tersebut BNN kemudian memburu Aflah. Namun rupanya tersangka tak mau menyerah dan berusaha melarikan diri dengan cara menabrak petugas dengan mobil. yang dikendarai bersama istrinya, Yuniar.

“Karena dianggap sudah membahayakan petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur ke arah mobil tersangka untuk menghentikannya,” kata Arman.

“Mobil akhirnya berhenti dan saat diperiksa tersangka Aflah dalam kondisi terluka di bagian kepala akibat benturan. Sementara istrinya yang bernama Yuniar terkena luka tembak di bagian punggung,” dia menyambung.

Keduanya segera dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat pertolongan. Namun nyawa Aflah rupanya tak bisa tertolong.

BACA JUGA:

Dilanjutkan Arman lagi, pengungkapan dua kasus ini merupakan hasil kerja sama dengan BNN dan Bea Cukai Aceh dan Sumut.

Seluruh tersangka bersama barang bukti pada Senin, (17/2) pagi, ini sudah diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. bem

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *