Awas, Sabu Cair Dalam Bola Karet Mainan Anak

banner 468x60

Semanggi – Subdit 2 Psikotropika Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai Kantor Pos Pasar Baru berhasil mengungkap dan menangkap tiga pengedar narkotika jenis sabu cair yang dikemas di dalam 5 bola karet mainan anak, seberat 1.962 gram.

Tiga tersangka yang berhasil ditangkap adalah Ronaldo serta pasangan suami istro Eko dan Indah.

Muat Lebih

banner 300250

Kemasan sabu cair dalam 5 bola karet mainan anak tersebut akan dikirimkan melalui Bea Cukai Kantor Pos Pasar Baru ke Cianjur.

Sabu cair itu akan menjadi kristal begitu cairan dikeluarkan dan bersentuhan dengan udara.

Demikian diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, kepada wartawan, di Mapolda Metro, Senin (3/1/2020). “Modus peredaran sabu cair seperti ini adalah yang pertama kali,” ujarnya.

Menurut Yusri, modus ini dilakukan untuk mengkamuflase sabu atau mengelabui petugas bea cukai saat para pelaku melakukan pengiriman paket bola karet mainan anak.

Ia menjelaskan, awalnya Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menerima informasi dari Bea Cukai Kantor Pos Pusat Pasar Baru, Jakarta Pusat, tentang adanya pengiriman paket pos yang diduga berisi narkotika berbentuk cair.

“Dimana diduga sabu cair dikemas di dalam mainan anak berbentuk bola karet, dengan nomor paket EE 055 229 067 MY,” kata Yusri.

Dari informasi itu, kata Yusri, pihaknya melakukan tes laboratorium atas cairan di dalam bola karet di paket itu.

“Hasil tes memastikan bahwa barang atau zat cair tersebut ternyata mengandung methampetamin atau sabu,” katanya.

Selanjutnya kata Yusri, Subdit 2 Ditresnarkoba membentuk tim gabungan bersama Bea Cukai Jakarta dan Bea Cukai Bandung yang dipimpin oleh Kanit 5 Subdit 2, Kompol Budi Setiadi.

“Tim lalu melakukan serangkaian penyelidikan dan control delivery, selama 3 hari di wilayah Bandung, Cianjur dan Jakarta,” kata Yusri.

Selanjutnya, tim berhasil mengamankan Dadang Taryana yang mengambil paket bola karet mainan anak itu di Kantor Pos Cikalong Kulon, Cianjur.

“Dari pendalaman, dipastikan D ini tidak tahu menahu sama sekali atas isi paket itu. Ia hanya suruhan tersangka Eko. Sehingga D tidak kami jadikan tersangka, namun kami minta membantu menangkap pelaku sesungguhnya,” lanjut Yusri.

“Lewat Dadang kami terus melakukan control delivery,” kata Yusri.

Kemudian, tambah Yusri, pada Sabtu (1/2/2020), tim berhasil mengamankan tersangka Ronaldo di Rumah Kost di Jalan Suprapto, Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Kami lakukan penggeledahan di kamar tersangka dan di temukan barang bukti ganja 3 linting dan 1 buah timbangan elektrik,” katanya.

Dari keterangan Ronaldo, tambah Yusri, tim akhirnya mengamankan pasangan suami istri, Eko dan Indah di rumah mereka di Jalan Tembaga Dalam, Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Dari keterangan ke 3 tersangka, mereka membenarkan bahwa paket tersebut memang pesanan tersangka Eko melalui Ronaldo, dan diambil oleh Dadang,” jelasnya.

“Eko menyebutkan kalau paket 5 buah bola mainan yang berisi sabu cair di dapat dengan cara kiriman paket dari Malaysia atas perintah dan pesanan dari Koko Aliong. Aliong ini adalah Napi di LP Cipinang,” ucap Yusri.

Ia menuturkan, Eko mengenal Aliong karena pernah sama-sama ditahan di LP Cipinang dalam kasus narkotika. “Jadi pengendali mereka ini adalah napi LP Cipinang, Aliong. Sementara Eko juga adalah residivis kasus serupa,” ujarnya.

Dari keterangan Eko dan Ronaldo, keduanya akan mendapat upah Rp.30 juta dari Aliong untuk mengedarkan sabu dari Malaysia itu.

“Kami masih dalami lagi, kaki tangan dan jaringan kelompok ini yang ternyata dikendalikan oleh Aliong, napi di LP Cipinang,” kata Yusri.

Untuk itu, lanjut Yusri, pihaknya akan menjemput Aliong dari LP Cipinang.

Kepada para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 111 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun,” pungkasnya. fry

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *