Melawan Petugas Dengan Pisau, Bandar Narkoba Ditembak

Semanggi – Petugas kepolisian dari Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya kembali menembak mati Aji, bandar narkoba jenis sabu dan ekstasi, di Komplek DHI Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (20/12/2019) malam.

Saat itu Aji yang dibekuk sebelumnya di rumah kost di Jalan Kerajinan IV, No 13 A, Tamansari Jakarta Barat, hendak menunjukkan narkoba jenis sabu sebanyak 1 kg yang disimpannya di sana.

Muat Lebih

banner 300250

Namun selain menunjukkan sabu yang disimpannya di sana, Aji juga mengambil pisau dan langsung mengarahkannya ke petugas.

Karenanya petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak Aji

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari laporan masyarakat mengenai seringnya transaksi narkoba yang dilakukan Aji.

Dari hasil penyelidikan, kata Yusri, diketahui Aji tinggal di Jalan Jelambar Barat 1A Jakarta Barat dan ngekos di sebuah rumah di Jalan Kerajinan IV, Tamansari, Jakarta Barat.

“Kemudian kami lakukan penangkapan terhadap Aji ini pada Jumat 21 Desember 2019, sekitar pukul 22.30 dari rumah kostnya di Jalan Kerajinan IV No 13 A, Tamansari, Jakarta Barat,” ujar Yusri, kepada wartawan, di Mapolda Metro Jaya, Senin (23/12/2019) siang.

Saat ditangkap, lanjut Yusri, dari Aji ditemukan barang bukti berupa 2 bungkus plastik klip berisi sabu masing-masing 5 gram, 1 bungkus plastik klip berisi 22 butir pil ekstasi, 1 plastik klip sedang berisik potongan pil dan serbuk warna merah muda narkotika jenis ekstasi, 1 timbangan elektrik merek camry, 4 bungkus plastik klip kosong berukuran sedang, 2 bungkus plastik klip kosong berukuran kecil, 1 buah pipet, 1 buah korek api, dan 1 alat hisap sabu.

Selain itu disita pula dari Aji 2 buah ponsel berikut Sim Card.

“Dari pendalaman terhadap tersangka Aji, ia mengaku akan menerima narkotika jenis ekstasi sekitar di sekitar wilayah Kemayoran dan masih menyimpan barang bukti narkoba jenis Sabu di tanah kosong di sekitar Komplek DHI Kapuk Muara, Penjaringan Jakarta Utara,” ucapnya.

Karenanya, tutur Yusri, petugas melakukan control delivery kepada Aji untuk menunjukkan sabu 1 kg yang menurutnya disimpan di tanah kosong di sekitar Komplek DHI Kapuk Muara, Penjaringan Jakarta Utara.

“Saat dibawa ke sana, tersangka AJI benar dan telah menunjukkan sabu 1 kg dalam satu plastik klip ukuran sedang. Namun saat menunjukan sabu itu, ternyata ia juga menyimpan senjata tajam berupa pisau di sana. Lalu pisau dipakai dan diarahkan untuk menikam petugas,” jelas Yusri.

Karenanya kata dia petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak AJI.

“Sebelumnya petugas sempat memberikan tembakan peringatan namun tak diindahkan. Sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur terhadap yang bersangkutan,” katanya.

Sementara Wadirresnarkoba AKBP Sapta Maulana Marpaung menyampaikan tindakan tegas dan terukur terpaksa dilakukan ke pelaku.

Menurutnya pelaku dikenal sebagai bandar sabu dan ekstasi yang sudah cukup lama berkiprah di Jakarta.

“Pelaku ini sudah tahunan mengedarkan sabu dan ekstasi di Jakarta. Ia juga dikenal cukup licin. Karenanya kita lakukan tindakan tegas saat ia melawan dengan senjata tajam,” tambah Sapta.

Sapta memastikan pihaknya masih mendalami kasus ini untuk mengetahui kaki tangan atau jaringan pengedar sabu Aji baik yang di bawah atau diatasnya.

“Kami masih dalami lagi terkait pengungkapan kasus ini,” pungkasnya. frynang

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *