Akibat Tidak Dibayar Gajinya, 3 Orang Ini Mencuri Dengan Memotong Kapalnya

banner 468x60

Semanggi – Subdit 3 Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku tindak pidana pelayaran, penggelapan, pencurian, pemalsuan dan pengrusakan secara bersama-sama, pada Juli 2018, di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara.

Pada kasus tersebut Polisi mengamankan tiga tersangka, IR selaku nahkoda Kapal IK Merdeka, THS selaku pengurus dokumen untuk dipalsukan dan JC, selaku pembiaya.

Muat Lebih

banner 300250

“Para tersangka menguasai Kapal, memotong-motong bagian Kapal, dan menjual Kapal dengan alasan sebagai kompensasi gaji Nahkoda Kapal dan kawan-kawannya yang belum dibayar tiga bulan,” ujar Kabid Humas Kombes Pol Yusri Yunus, kepada wartawan, Senin (23/12/2019).

Dijelaskan, kejadian berawal Kapal IK Merdeka milik Jas Marine (L) Ltd. Malaysia dikuasai (disandera) di Pelabuhan Merak Banten oleh IR selaku nahkoda kapal dan kawan-kawannya dengan alasan sebagai kompensasi gaji yang belum dibayar selama 3 bulan oleh pemilik kapal IK Merdeka,” katanya didampingi Kasubdit 3 Sumdaling Ditreskrimsus AKBP Ganis Setyaningrum.

Padahal, lanjut Yusri, IR dan kawan-kawan telah melakukan gugatan gaji yang tidak dibayarkan tersebut ke Pengadilan Negeri Serang Banten, namun ditolak.

Sementara kapal IK Merdeka itu, kata Yusri, milik PT Jasmarin Malaysia. Saat ini kapal tersebut berlabuh di Tanjung Priok.

“Kapal tersebut dipreteli, di potong-potong oleh para tersangka sehingga tinggal mesin dan kapalnya saja,” pungkasnya.

Para Tersangka dikenakan Pasal 219 Jo Pasal 323 UU RI No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, dan/atau Pasal 372 KUHP, dan/atau Pasal 362 KUHP, dan/atau Pasal 263 KUHP, dan/atau Pasal 170 KUHP dan/atau Pasal 263 KUHP, dan Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. frynang

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *