Ungkap Peredaran Heroin Terbesar, Polisi Tembak Bandar Asal Pakistan

Semanggi – Tim Unit 1 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap peredaran heroin. Dalam pengungkapan tersebut Polisi menembak mati seorang bandar asal Pakistan berinisial SH (27), yang coba melawan pihak kepolisian ketika diamankan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, SH ditangkap di depan pintu II Mangga Dua Square, Jalan gunung Sahari, Jakarta Utara, pada Rabu (11/12) kemarin.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Saat ditangkap, SH terbukti membawa heroin kelas 1 seberat 5 kilogram. Menurut keterangan tersangka, dia masih menyimpan sejumlah heroin di sebuah gudang.

Dari pengakuan itu, tersangka kemudian didampingi oleh pihak kepolisian diminta untuk menunjukkan lokasi penyimpanan barang haram tersebut.

“Namun saat di perjalanan, tersangka tiba-tiba mencoba melawan dengan merebut senjata dari anggota-anggota. Kemudian terjadi pergumulan, sehingga Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur,” ujar Yusri kepada wartawan, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2019).

Menurutnya, tindakan tegas dan terukur yang dilakukan pihak kepolisian sudah sesuai prosedur, di mana yang bersangkutan akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan.

“Karena luka yang diderita pelaku, pelaku akhirnya dalam perjalanan ke RS Polri meninggal dunia,” tuturnya, didampingi Kasubdit 1 Ditresnarkoba AKBP Ahmad Fanani dan Kabag Ops AKBP Johannes Karundeng.

Pengungkapan kasus ini, lanjutnya, bermula dari adanya laporan masyarakat mengenai peredaran heroin.

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya melakukan pengembangan kasus yang ternyata melibatkan kasus bulan lalu di mana polisi telah menangkap dua orang pengedar, satu laki-laki dan satu perempuan.

“Mereka ternyata berasal dari jaringan yang sama. Pada saat itu polisi berhasil menangkap kemudian mengamankan barang bukti sebanyak 1,2 kg lebih heroin,” tutupnya. frynang

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *