Ungkap Bandar Sabu Palembang – Jakarta, Seorang Tersangka Di Dor Petugas

banner 468x60

Jakarta – Unit II Subdit I Narkotika Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap dan menangkap pelaku penyalahguna 3 Kg Meth/Sabu. Sabu tersebut dikemas dalam teh china dan plastik klip jaringan Palembang – Jakarta, pada Minggu (1/12).

“Hal tersebut terungkap berawal adanya informasi dari masyarakat tentang peredaran sabu yang dilakukan oleh jaringan Palembang – Jakarta yang dilakukan oleh seseorang berinisial M alias A,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, di RS Polri, Kramat Jati, Rabu (4/12/2019).

Muat Lebih

banner 300250

Kemudian, lanjutnya, anggota melakukan penyelidikan, dengan hasil, target benar bernama M alias A, yang bekerja sebagai pegawai bengkel didekat rumah kontrakannya tinggal yang di Jl. Kebon Nanas Selatan I RT.016/RW.008, Kel.Cipinang Cempedak, Kec. Jatinegara, Jakarta Timur.

Selanjutnya pada Minggu (01/12), sekitar pukul 17.00 WIB, M alias A diamankan didepan Gd. Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan dengan barang bukti sabu 990 gram.

Dari pengembangan, ditemukan bahwa tersangka masih menyimpan barang bukti di rumah kontrakannya, dan ditemukan barang bukti dengan total berat 2.247 gram.

Menurut pengakuannya, M alias A menunggu perintah dari A (DPO) untuk memberikan kepada orang yang memesan dengan cara menempel sabu sesuai petunjuk dari A (DPO), untuk upah/imbalan setiap memberikan sabu dengan cara menempel setiap 1000 gram mendapatkan Rp 20.000.000,- tergantung berapa banyaknya sabu dan fasilitas lainnya adalah diberikan uang untuk biaya sewa rumah Rp. 10.000.000.

“Jadi setiap transaksi tersangka M mendapatkan upah 20 juta rupiah,” ungkap Yusri didampingi Kasubdit I /Resnarkoba AKBP Ahmad Fanani.

Tersangka M alias A menunjukan 3 (tiga) tempat persembunyian tersangka A (DPO) namun tidak ditemukan, bahkan tersangka M alias A selalu berbohong dengan memberikan alasan yang berbelitbelit.

Bahkan, kata Yusri, diperjalanan M alias A melakukan percobaan pemukulan terhadap petugas yang melakukan pengawalan dan berusaha merebut salah satu senjata petugas, sehingga dilakukan tembakan peringatan sebanyak 2 (dua) kali ke udara, namun tersangka M alias A, tetap tetap melakukan perlawanan/penyerangan terhadap petugas selanjutnya untuk menjaga keselamatan petugas maka terhadap M dilakukan tindakan tegas yang terukur.

“Terhadap tersangka di berikan pertolongan dan di bawa ke RS. Polri Kramat Jati, Jakarta Timur namun dalam perjalanan tersangka meninggal dunia,” pungkasnya. frynang

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *