Gerebek Pabrik Sumpit di Tasikmalaya, BNN Temukan 1,5 Juta Pil PCC Siap Edar

Barang-barang hasil sitaan penggerebekan pabrik sumpit yang diduga kuat memproduksi pil PCC di Tasikmalaya, Jawa Barat.
banner 468x60

Tasikmalaya – Aparat gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Direktorat 4 Narkoba Bareskrim Polri menggerebek pabrik yang diduga memproduksi narkotika jenis pil PCC (paracetamol, caffeine, carisoprodol) di Kampung Awilega, Desa Gunung Gede, Kecamatan Kawalu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Penggerebekan dilakukan pada Selasa, (26/11) sekitar pukul 18.00 WIB.

Dari hasil penggebekan pabrik yang sehari-harinya memproduksi sumpit itu, aparat BNN dan Direktorat 4 Bareskrim Polri mendapatkan barang bukti lebih kurang 1,5 juta butir pil PCC siap edar dan sejumlah alat pencetak pil.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari dalam keterangan tertulisnya yang diterima topikonline.co.id, Selasa (26/11) malam menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara diketahui  obat-obatan yang mengandung narkotika jenis PCC itu akan dikirim dan disimpan dalam gudang di wilayah Banyumas, Jawa Tengah.

“Rencananya pil-pil tersebut akan diedarkan ke berbagai wilayah di Indonesia seperti ke Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Bali,” Arman berujar.

BACA JUGA:

Selain menyita 1,5 juta butir pil PCC siap edar, dalam penggerebekan juga disita peralatan laboratorium, mesin cetak pil, bahan baku siap cetak dan bahan kimia cair dan padat.

“Modus kasus ini adalah aktivitas pabrik disamarkan dengan pembuatan sumpit atau copstick. Namun dalam ruangan yang tersembunyi diproduksi obat-obatan yang mengandung narkotika jenis PCC,” kata Arman.

“Kami juga masih menghitung jumlah barang sitaan dan tengah melakukan pengembangan kasus. Info terbarunya akan segera kita update,” tambahnya lagi. bem

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *