Operasi Sikat Jaya, Polda Metro Amankan 3.314 Pelaku Kriminal

banner 468x60

Semanggi – Operasi Sikat Jaya 2019 yang digelar serentak sejak 12 November hingga 26 November 2019 oleh jajaran Polda Metro Jaya berhasil mengamankan 3.314 orang yang diduga pelaku tindak pidana, serta dianggap meresahkan masyarakat.

Ke-3.314 orang tersebut dengan 1.761 kasus dan sebanyak 547 orang ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka, dengan 540 barang bukti.

Muat Lebih

banner 300250

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan operasi Sikat Jaya 2019 yang digelar pihaknya ini merupakan operasi cipta kondisi dalam rangka persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru.

“Dari 3.314 orang yang diamankan dengan sebanyak 547 orang ditahan dan ditetapkan tersangka. Sementara 22 orang tidak ditahan dan 2.745 orang dilakukan pembinaan,” ujar Gatot kepada wartawan, di Mapolda Metro Jaya, Senin (25/11/2019) siang.

Operasi tersebut, kata Gatot, menyasar pelaku curas, curat, menggunakan atau membawa senjata api dan senjata tajam serta handak, streetcrime, premanisme, perjudian dan curanmor.

Adapun barang bukti yang turut diamankan, lanjutnya, senjata api 8 buah, senjata tajam 60 buah, kendaraan roda dua 144 unit, kendaraan roda empat 12 unit, 203 ponsel, 20 laptop, 898 botol dan 219 bungkus minuman keras serta uang tunai Rp 84.473.000.

Menurut Gatot, dari sejumlah pelaku tindak pidana yang diamankan dan ditetapkan tersangka, terdapat sejumlah kasus menonjol.

“Diantaranya penyekapan di Jakarta Utara, pembunuhan serta pemerasan ratusan juta oleh sekelompok orang terhadap proyek pembangunan rumah di Cilandak, Jakarta Selatan,” kata Gatot, didampingi Dirkrimum Kombes Pol Suyudi Ario Seto dan Kabid Humas Kombes Pol Yusri Yunus.

Dalam penangkapan kepada beberapa pelaku begal, Gatot mengatakan, sempat dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan timah panas karena melawan petugas.

Ia juga menyampaikan dari sejumlah tersangka terdapat oknum ormas. “Untuk ini ke depan kita akan intensifkan komunikasi kepada pimpinan ormas agar lebih ketat membina anggotanya,” ungkap Gatot, yang enggan menyebutkan Ormas yang dimaksud

Ke depan kata dia, meski operasi akan berakhir Selasa (26/11/2019) besok pihaknya akan tetap konsisten melakukan pengamanan hingga menjelang dan saat Natal serta Tahun Baru di akhir tahun 2019. frynang

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *