Kodim Jakarta Pusat Gelar Dialog Cekal Paham Radikal Dan Komunis

banner 468x60

Jakarta – Kodim 0501/Jakarta Pusat BS mengharapkan masyarakat berperan optimal untuk menangkal, mencegah berkembangnya paham paham pemecahbelah persatuan. Demikian disampaikan Plt Kasdim 0501/JP BS Mayor Inf. Tody Imansyah saat menjadi Narasumber dialog cegah tangkal (cekal) paham radikalisme dan Komunis dalam kegiatan Binter Terpadu di GOR Benhil, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2019).

Plt Kasdim 0501/Jakarta Pusat BS Mayor Inf Tody Imansyah juga menerangkan, dialog cekal paham radikal merupakan upaya menggugah masyarakat agar lebih berperan aktif dan peduli terhadap aktivitas yang dinilai mengancam rasa persatuan di wilayahnya.

Muat Lebih

banner 300250

“Jadi kita sentuh mereka agar mereka berperan diwilayahnya, menggugah warga yang apatis terhadap lingkungannya,” ujarnya.

Tody mengatakan, sekarang kita lihat pemuda – pemuda sudah individual tidak memperhatikan lingkungannya. Dengan dialog ini, lanjutnya, kita getok tular pemuda atau orang tua mereka agar memahami dan memberikan doktrin – doktrin rasa persatuan, jaga silahturahmi, gotong royong, kerukunan budaya, kerukunan agama.

“Harapan kami mereka nantinya tidak mudah dipecah – belah oleh paham radikal dan komunis,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kesadaran rasa persatuan di wilayah Jakarta Pusat cukup baik.

“Kesadaran persatuan itu tercermin dari dinamika pilpres beberapa waktu lalu. Dari pantauan TNI Polri warga Jakpus cukup kondusif, mereka saat itu membuat perisai pengamanan sendiri, terutama antisipasi rusuh yang saat itu dilakukan oleh orang luar,” urai Tody.

Hadir juga pembicara dari Polres Metro Jakarta Pusat, Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta dan dipandu oleh Simon Petrus Wenehen dari Universitas Media Nusantara Serpong. Dihadiri 250 warga terdiri dari unsur ormas, Toga dan Tomas se Jakarta Pusat.

Sebelumnya saat pembukaan Binter Terpadu, Dandim 0501/Jakarta Pusat BS Kolonel Inf. Wahyu Yudhayana menegaskan bahwa salah satu manfaat digelarnya Binter Terpadu ini adalah untuk menangkal dan mencegah bahkan mengantisiasi berkembangnya paham paham pemecah belah persatuan, terutama paham radikal dan komunis.

Dijelaskannya juga bahwa kegiatan binter di wilayah tanah abang ini merupakan gabungan dari beberapa pelayanan terhadap masyarakat sekitar.

Adapun pelayanan itu berupa kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan, Komunikasi Sosial (Komsos) cegah tangkal radikalisme dan Pelayanan kesehatan dan KB serta wawasan kebangsaan untuk siswa – siswi SMA. frynang

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *