Satuan Resnarkoba Polres Jakbar Ungkap Penyuplai Bandar Sabu Cengkareng

banner 468x60

Jakarta – Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat kembali mengamankan 23,6 kg sabu dari tersangka SS (26) bersama dengan sebuah mobil, dari sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan.

Tersangka SS merupakan penyuplai jaringan komplek Perumahan Permata, Cengkareng, Jakarta Barat.

Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz yang didampingi oleh Kanit 2 Sat Resnarkoba AKP Alan Maulana Mukarom mengatakan, awalnya Polisi menangkap YG (20) didepan RSUD Cengkareng, Jakarta Barat.

“Selanjutnya polisi menangkap ANJ (25) AM (29) AJ (32) serta barang bukti narkoba sebanyak 7 bungkus plastik klip sabu seberat 442 gram, 190 lempeng psikotropika jenis H5 sebanyak 1.900 butir, satu buah timbangan elektrik, dan 5 unit handpone,” ujar Erick dalam pernyataan resminya kepada wartawan, Kamis (31/10/2019).

Ia menjelaskan, dari pengakuan tersangka yang berhasil diamankan bahwa barang haram tersebut akan diedarkan disekitar kawasan komplek Permata Cengkareng, Jakarta Barat.

Menurut Erick, saat ini pola peredaran narkoba disekitar kawasan kampung ambon sudah berubah tidak lagi one stop servis berada didalam Komplek Permata Cengkareng Jakarta Barat, melainkan sudah bergeser disekitar kawasan perkampungan Komplek Permata.

Dari hasil pemeriksaan, empat orang pengedar narkoba ini merupakan jaringan internasional. Hal itu terungkap berdasarkan informasi dari para tersangka yang dikendalikan oleh WN Malaysia didalam lapas.

“Anggota kami juga mendapatkan informasi  akan adanya transaksi narkoba dalam jumlah besar di sebuah mall di Jakarta Selatan,” tutur Erick.

Ia juga mengimbau kepada petugas keamanan (Satpam/security) untuk meningkatkan kembali standar operasional prosedur (SOP) dalam pengamanan baik itu di mall maupun apartemen.

Para tersangka diganjar Pasal 114 ayat 2 sub Pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 UU RI No. 35 tentang Narkotika dan Pasal 60 ayat 1 sub Pasal 62 juncto Pasal 71 ayat 1 UU RI No. 5 tahun 1997 tentang psikotropika dengan ancaman hukuman mati. frynang

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *