38 kg Sabu Jaringan Kalut-Kaltim Disita BNN, Satu Tersangka PNS Pemkot Tarakan

Lima tersangka jaringan pengedar narkotika jenis sabu lintasprovinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara yang ditangkap BNN bersama barang bukti 38 kg narkotika jenis sabu.
banner 468x60

Balikpapan – Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) memutus jaringan pengedar sabu antarprovinsi Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur. Lima orang dibekuk bersama barang bukti 38 kg narkotika jenis sabu.

Salah satu tersangka diketahui adalah PNS Pemkot Tarakan di Kalimantan Utara.

Berdasarkan informasi diperoleh topikonline.co.id, penangkapan kelima tersangka jaringan ini dilakukan Sabtu (5/10) lalu.

Petugas mencurigai adanya upaya penyelundupan sabu dalam jumlah besar dari Malaysia, melalui Kalimantan Utara menuju Samarinda, Kalimantan Timur.

Dari kecurigaan tersebut, tim BNN akhirnya  menyergap dua orang tersangka kurir bernama Agus dan Firman  yang tengah memarkir mobil dengan nopol KT 8464 BO di  RM Pinrang 88, Jalan Poros Kutai Timur menuju Samarinda.

Saat mobil digeledah, petugas mendapatkan karung diduga berisi 38 bal narkotika jenis sabu seberat 38 kg yang dikemas dalam tujuh kotak kardus. Salah seorang tersangka kurir diketahui seorang PNS Pemkot Tarakan.

Berdasarkan keterangan yang didapat dari  PNS Pemkot Tarakan, aparat BNN langsung bergerak cepat memburu tersangka lainnya.

Satu persatu tersangka pelaku lainnya pun dibekuk. Tersangka pelaku bernama Tanco yang berperan sebagai pengendali ditangkap saat keluar dari Bandara Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kota Balikpapan.

Selanjutnya tersangka Daeng Ari yang berperan sebagai pembeli atau pemilik sabu ditangkap di pusat perbelanjaan di Samarinda dan seorang tersangka lagi yakni Rudi yang berperan sebagai kurir pembeli dibekuk di kawasan Jalan Telkom, di Samarinda.

BACA JUGA:

Kelima tersangka bersama barang bukti 38 bal sabu selanjutnya dibawa ke kantor BNNP Kalimantan Timur, Jalan Rapak Indah, Samarinda, untuk menjalani pemeriksaan.

“Benar. Didapat 38 bungkus, yang diperkirakan berisi 1 kg sabu setiap bungkusnya,” kata Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Kalimantan Timur AKBP Halomoan Tampubolon, dikonfirmasi di kantornya, Senin (7/10).

Tampubolon juga mengatakan kelima tersangka yang ditangkap mulai di Kutai Timur hingga Samarinda saat ini sudah diterbangkan ke BNN Pusat di Jakarta melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan.

Barang bukti 38 kg narkotika jenis sabu yang disita BNN dari jaringan pengedar lintasprovinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Sementara itu, Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari dalam keterangannya mengatakan, jaringan sindikat ini rencananya akan mengedarkan narkotika ke Samarinda, Balikpapan, dan wilayah lainnya di sekitar Kaltim.

“Mereka diduga tengah berupaya membuka pasar baru dan menambah pasokan di wilayah Kaltim terkait dengan rencana pemindahan ibu kota RI ke Kaltim,” kata Arman seraya menambahkan sejak Juli hingga September 2019 BNN sudah disita lebih dari 100 kg narkotika jenis sabu hasil operasi di berbagai wilayah Indonesia. bem

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *