Pelaku Begal Di 20 TKP Diamankan Tim Cobra Polres Lumajang

banner 468x60

LUMAJANG – Aksi begal yang menyebabkan meninggalnya warga Jember di Randuagung membuat Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban sangat geram. Menyikapi kejadian tersebut, Polres Lumajang mengerahkan seluruh kekuatannya yakni Tim Cobra Polres Lumajang dan 1.000 personel Polri, TNI dan SKD (Satgas Keamanan Desa) untuk memburu seluruh pelaku begal di Lumajang.

Upaya itu berhasil mengungkap pelaku begal dan curanmor yang telah melakukan aksi di 20 TKP berbeda. Salah satu aksi begalnya dilakukan di Desa Merakan Kec. Padang terhadap korban berinisial “S” (42) warga Desa Merakan.

Tersangka atas nama Muhammad Al Mat Knik (31th) berhasil ditangkap dan diamankan saat berada di rumahnya di Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Rabu (25/09).

Aksi begal yang dilakukan Mat di kec. Kunir dengan cara memepet kendaraan korban inisial S dan langsung merampas kunci yang masih menancap di motor. Ia juga mengacungkan clurit kepada korban, yang menyebabkan korban ketakutan sehingga menyerahkan kendaraannya.

Kemudian tersangka lari ke Jenggrong dan menjual barang bukti kepada seseorang yang masih menjadi DPO Tim Cobra.

Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban  menegaskan, dirinya menabuh genderang perang untuk menumpas begal di Lumajang.

“1.000 personel saya terjunkan untuk memburu para pelaku begal di seluruh wilayah Lumajang,” ungkapnya dalam pernyataan resmi, Jumat (27/9/2019).

Menurutnya, pelaku begal sangatlah meresahkan masyarakat, dimana susah payah masyarakat mengumpulkan uang untuk membeli kendaraan, malah dicuri dengan mudahnya.

“Bahkan tidak sedikit yang terluka parah hingga meregang nyawa. Oleh karena itu untuk begal tidak ada ampun dimata saya. Akan saya habiskan para pelaku begal di Lumajang,” tandasnya.

Sementara itu Kapolsek Ranuyoso Iptu Ari menyampaikan, berdasarkan instruksi Kapolres, bersama Tim Cobra dan rekan TNI serta SKD berhasil menangkap pelaku begal.

“Pelaku telah melakukan aksinya di 20 TKP berbeda. Ini merupakan langkah nyata sebagai jawaban dari Kapolres untuk memberantas begal di Lumajang,” tambahnya.

Polres Lumajang memasukkan pemberantasan begal dalam prioritas, dengan nama Operasi Sikat Semeru 2019. Pelaku begal di Randuagung yang menewaskan seorang warga Jember juga menjadi prioritas dan masih dalam pengejaran oleh Tim Cobra Polres Lumajang. frynang

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *