Nenek Pembawa Jenazah Cucunya Apresiasi Sikap Humanis Kapolsubsektor KBN Marunda

banner 468x60

JAKARTA – Nenek pembawa jenazah cucunya sendiri, Andi Saputra, Diah Islamiyati (36) membeberkan saat dirinya ditolong oleh Kapolsubsektor KBN Marunda Aiptu Wayan Putu Sumerta di Jalan Rorotan, Jakarta Utara.

“Saya mau menceritakan yang saya alami kemarin. Sekitar jam 16.15 WIB saya pulang dari Puskesmas Rorotan Cilincing dengan membawa jenazah cucu saya yang bernama Andi Saputra,” katanya di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (18/9/2019).

Diah mengatakan, cucunya dinyatakan meninggal setelah dilahirkan Aura Stefani (anaknya, 17) pada jam 14.00 WIB, kala itu, Diah membawa jasad cucunya menggunakan sepeda motor. Namun sayangnya sepeda motor yang dikendarai keponakannya malah mogok diperjalanan.

“Akhirnya dengan terpaksa saya jalan kaki kurang lebih 100 meter itu,” ujarnya.

Pada saat melewati Pos Polisi. Diah yang sedang membopong jenazah cucunya disaksikan Aiptu Wayan. Saat itu juga Wayan langsung meminta nenek itu masuk ke mobilnya untuk diantar ke rumah duka.

“Setelah itu mendekati pos itu ada pihak kepolisian yang membantu menolong saya dalam keadaan panas terik di situ. Menolong saya untuk mengantar saya sampai ke rumah di daerah Rorotan,” ujarnya.

Atas aksi yang cepat tanggap dan humanis tersebut, Diah mengucapkan rasa terima kasih terhadap anggota kepolisian yang sudah menolongnya kala itu.

“Sekali lagi saya mengucapakan terimakasih banyak. Ga bisa diucapkan dengan kata-kata, hanya Allah yang bisa membalas kebaikan dari pihak kepolisian,” bebernya.

Pada kesempatan yang sama, Wayan menuturkan saat dirinya sedang mengatu lalu lintas di Arteri Marunda tepatnya eks Pasar Babek, Marunda. Saat itu di lokasi sedang dalam keadaan macet, dirinya melihat ada seseorang yang mendorong sepeda motor Mio.

“Kami merasa curiga dan anak buah kami menghentikan. Setelah kami hentikan di pos bersama, disana ditanya sama anak buah kami. Kenapa kamu motor didorong? Saya kehabisan bensin pak. Kenapa dan darimana? Saudara saya meninggal,” tambahnya.

Setelah melihat nenek itu, pihaknya langsung menawarkan untuk mengantarkan cucunya.

“Akhirnya kami spontanitas mengantar ibu ini yg belum kita kenal, kita ajak dan kita antar sampai ke rumahnya, di Kampung Malaka,” tutupnya. frynang

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *