Satreskrim Polrestro Jakbar Amankan 14 Anggota Geng Motor Jakarta Tangerang All Star

banner 468x60

Jakarta – Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat mengamankan 14 anggota geng motor Jakarta Tangerang All Star, yang menikam korbannya Anjay (23) hingga tewas, Minggu (25/08) di jalan Arjuna Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Empat pelaku diantaranya masih remaja.

Ke-14 anggota geng motor tersebut dibekuk oleh tim yang dipimpin Kanit Krimum Iptu Dimitri Mahendra.

Muat Lebih

banner 300250

“Pelaku yang ditangkap yakni MM (18), RS (21), FH (20), RH (22), SAA (19), APP (15), MIK (16), B00 (18), RR (16), AG (15), DM (15), RZZ (18), SP (20), TA (16), selain 14 tersangka tersebut, masih ada tujuh pelaku yang masih dalam pengejaran petugas,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu, kepada wartawan, di kantornya, Rabu (28/08/2019).

Dijelaskan, korban yang juga anggota geng motor bersama rekannya sedang berputar-putar berboncengan mengendarai sepeda motor.

Saat korban berpapasan dengan kelompok pelaku sebanyak 21 orang dengan berboncengan mengendarai sepeda motornya. Para pelaku Iangsung turun dan menyerang korban sambil berkata, “Jangan macam-macam dengan Gangster Jakarta Tangerang”.

“Korban (Anjay) bersama dua rekannya Iangsung ditikam oleh para pelaku. Korban sempat dilarikan ke Klinik 24 Jam hingga kemudian dirujuk ke RS Pelni, dan menghembuskan nafas terakhirnya,” ungkap Edi didampingi Kapolsek Kebon Jeruk, AKP Erick Sitepu.

Geng motor tersebut merupakan gabungan dari Iima geng motor, di antaranya geng motor Simprug, geng motor Enjoy Ciledug, geng motor Angsana Kebon Jeruk, geng motor Bulak Bekasi, dan geng motor Pakembangan Palmerah.

Kepada polisi, para pelaku mengaku kelompoknya melakukan aksinya dengan janjian lewat media sosial dan “live streaming” media sosial.

Bersama tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti dua buah golok gergaji, satu buah celurit gagang kayu, satu bilah celurit tanpa gagang, samurai gagang besi, stik golf, satu unit handphone, sepasang pakaian korban, dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih tanpa nomor polisi.

Saat ini, petugas masih menyelidiki motif dari para pelaku geng motor tersebut dan mengejar tujuh pelaku Iainnya yang masih dalam pengejaran.

“Kita tekankan sekali lagi tidak ada ruang gerak terhadap pelaku kejahatan di Jakarta Barat. Kepada pelaku yang melarikan diri agar segera menyerahkan diri, apabila tidak diindahkan kita akan beri tindakan tegas dan terukur,” himbaunya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 170 Ayat (2) dan atau Pasal 358 ayat (2) KUHP. frynang

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *