Timnas Taekwondo Indonesia Borong 3 Emas

banner 468x60

JAKARTA – Timnas Taekwondo Indonesia sukses meraih 3 medali emas, 3 perak dan 3 perunggu di ajang 2n Asian Open Taekwondo Championships yang berlangsung di sports Stadium, Military Zone7, Ho Chi Minh, Vietnam 15 – 19 Agustus 2019.

Kejuaraan open tournament internasional kategori G-1 yang mempertandingkan kategori Kyorugi (tarung) dan Poomsae (jurus) baik senior maupun junior ini adalah yang ke dua kali digelar di Vietnam. Diikuti oleh 34 negara di Asia yang rata diisi tim nasional negara masing-masing, timnas taekwondo Indonesia berhasil memberikan catatan positif sebelum menuju Sea Games yang direncanakan akan berlangsung bulan November mendatang di Filipina.

Muat Lebih

banner 300250

Timnas taekwondo Indonesia sendiri berkekuatan 19 Atlet, yang turun baik kategori poomsae maupun Kyorugi. Medali emas diraih oleh Mariska Halinda yang bertanding di nomor senior U 53 Kg putri, Aqila Aulia Ramadhan di nomor junior Kyorugi U 49 Kg putri, dan Wawan Saputra yang bertanding di nomor junior freestyle poomsae putra.

Adapun medali perak diraih oleh Reinaldi Atmanegara yang turun di nomor senior U 54 Kg putra, Dinggo Ardian di nomor U74 Kg putra, dan Defia Rosmaniar – Ruhil – Rachmania yang turun di nomor poomsae beregu putri.

Sedangkan medali perunggu diraih oleh Ibrahim Zarman yang turun di nomor senior U 63 Kg putra, Rizky Anugerah, di nomor senior U 87) dan Wahyu – Alfi – Abdul Rahman di nomor beregu putra poomsae.

Terkait dengan hasil tersebut Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen (TNI) Purn. H. M. Thamrin Marzuki mengucapkan selamat dan mengapresiasi kinerja seluruh jajaran tim. Baik atlet maupun seluruh official yang terlibat.

Menurutnya pencapaian hasil di kejuaraan ini merupakan jerih payah latihan yang keras dan berkat hasil evaluasi yang dilakukan timnas secara terus menerus. Dirinya optimis dengan hasil tersebut, taekwondo Indonesia bisa mengulang sukses dan mencapai target di ajang Sea Games di Filipina nanti.

“Saya ucapkan selamat kepada para atlet dan seluruh tim yang telah mengharumkan nama bangsa dan negara. Tantangan kedepan dalam waktu dekat adalah Sea Games, olehkarena itu tetap jadikan hasil ini sebagai catatan evaluasi melihat berbagai kekurangan yang dimiliki timnas untuk menentukan strategi dan langkah-langkah kedepan,” ujar Ketua Umum PBTI ketika menyambut kedatangan timnas di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (17/08/2019).

Selain keberhasilan mendulang medali di ajang “pemanasan” jelang Sea Games ini, atlet timnas Indonesia atas nama Aqilla Aulia Ramadhan dan Wawan Saputra juga dinobatkan sebagai atlet tebaik. Masing-masing menyabet the best junior female kyorugi dan The best junior male poomsae.

Selain atlet, pelatih Indonesia Maulana Haidir juga dinobatkan sebagai pelatih terbaik untuk kategori poomsae, serta wasit asal Indonesia yang bertugas di ajang ini, yaitu Irene Yosephine juga dinobatkan sebagai wasit terbaik.

Penghargaan yang diberikan tersebut menurut Ketua Umum PBTI diharapkan dapat makin memicu semangat dan motivasi para atlet dan wasit untuk senantiasa mengejar prestasi terbaik dimasa-masa yang akan datang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) PBTI, Yefi Triaji mengatakan bahwa hasil di Vietnam ini menunjukkan progress peningkatan yang signifikan dari para atlet.

“Dari kejuaraan Universiade dan kejuaraan di Korea beberapa waktu yang lalu kita memang melakukan evaluasi. Hasil ini membuat saya senang karena progress perkembangan para atlet terlihat meningkat. Tapi jujur saya masih belum puas, karena ada beberapa catatan penting yang harus menjadi bahan evaluasi,” tegas Yefi.

Menurutnya, secara teknis, atlet yang turun di kejuaraan Asia ini bermain bagus. Mereka rata-rata dapat bersaing ketat dengan lawan-lawan mereka. Bahkan jika melihat penampilan khususnya atlet junior, dirinya melihat diluar perkiraan pesatnya perkembangan yang dicapai mereka.

Namun demikian, Yefi menilai bahwa masih perlu pembenahan dari sisi mentalitas dan aspek non teknis lainnya yang perlu diperbaiki. Walaupun dirinya tidak mau menyebut aspek non teknis tersebut, namun menurutnya, masih cukup waktu untuk mempersiapkan diri dan mengejar kesiapan yang lebih matang lagi untuk menghadapi Sea Games di Manila nanti. frynang

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *