Majelis Madiena Gelar Istigosah dan Tausiyah Serta Penyerahan Santunan

  • Whatsapp

Jakarta, topikonline.co.id – Usai pelaksanaan pemilu serentak pada April lalu tidak dipungkiri masih ada sebagian masyarakat yang terpecah-pecah mendukung capres pilihannya masing-masing. Hal ini mendorong Majelis Madiena untuk melaksanakan Istighosah dan Tausiah untuk merajut bingkai NKRI dengan mengusung tema “Istigosah dan Doa Bersama Demi Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia” yang disambung dengan pemberian santunan 20 anak yatim dari wilayah sekitar. Turut hadir dalam acara tersebut Kapolsek Cilincing Kompol Sarwon, Lurah Cilincing Sugiman serta sekitar 500 jamaah Majelis Madiena (06/07/2019).

Ketua Majelis Madiena Ust Juma’adin, dalam tausiyahnya mengatakan bahwa pemilu telah usai dan hendaknya masyarakat tidak lagi terkotak-kotak dan sekarang merupakan mementum yang tepat untuk kembali merajut kebersamaan.

“Bahwa pemilu serentak telah selesai, perbedaan adalah sebuah keniscayaan yang akan saling melengkapi. Marilah kita rajut kebersamaan, mari kita bangun persaudaraan ukhuwah watahaniyah, persaudaraan kebangsaan untuk meneruskan pembangunan,” ujar Ust Juma’adin.

Lebih lanjut dirinya mengajak kepada seluruh warga untuk memperkuat integritas sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai luhur dari Rasulullah.

“Bukan umat Islam yang ideal bila kita tidak membangun perdamaian. Nabi bersabda, innamâ bu‘itstu li utammima makârimal akhlâq yang artinyasesungguhnya aku (Nabi) tidak diutus kecuali untuk menyempurnakan akhlak,” sambung Juma’adin.

Di akhir tausiyahnya Ust Juma’adin juga menyerukan khusus untuk warga NU dan umat Islam di Indonesia agar senantiasa hadir menjaga, menyatukan potensi konflik masyarakat.

Acara diakhiri dengan pemberian santunan kepada anak anak yatim dan duafa, dilanjutkan dengan makan bersama dan ramah tamah. [Adang]

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *