BBKSDA Jatim Kaji Bangkai Paus Yang Terdampar Di Pantai Bambang

LUMAJANG – Kabar mengenai adanya ikan Paus yang terdampar di Pantai Bambang Dusun Rekasan Desa Bago Kab Lumajang cepat sekali tersebar, petugas dari BBKSDA (Balai Besar konservasi Sumber Daya Alam) Jatim, Seksi konservasi wilayah VI Probolinggo, Resort Konservasi Wilayah 19 Probolinggo langsung datang (12/07) ke lokasi penemuan untuk mengkaji bangkai ikan paus tersebut.

Didampingi Kapolsek Pasirian, dua orang petugas BBKSDA Sudartono dan Irsan Lubis melakukan pengecekan terhadap Bangkai Paus itu.

Ikan paus yang sudah di kubur tersebut digali terlebih dahulu, lalu dilakukan pengukuran ulang dengan hasil panjang 10,2 meter dan lebar 2,1 meter. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan pada tulang belulang bangkai ikan paus tersebut dengan mengambil sampel tulang sebanyak 4 potong yang telah terlepas.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengatakan kedatangan Tim dari BBKSDA ini dengan maksud meneliti lebih lanjut jenis paus apa yang terdampar di Pantai Bambang beberapa hari yang lalu, dengan mengambil beberapa sampel untuk dilakukan identifikasi.

“Untuk selanjutnya BBKSDA akan mengirimkan data terkait bangkai ikan paus tersebut ke BBKSD Provisi guna penanganan lebih lanjut,” ungkap Arsal.

Arsal menjelaskan, menunggu tindakan lebih lanjut dari pihak BBKSDA, saya sudah perintahkan Kapolsek Pasirian bersama masyarakat dan Satgas Keamanan Desa agar menjaga bangkai paus tersebut.

“Jangan sampai ada orang yang ingin mengambil bagian tubuh bangkai paus,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Irsan menambahkan menurut identifikasi kami, bangkai paus ini merupakan jenis paus bungkuk yang kemungkinan masih muda.

Sebelumnya, pada Oktober 2018 lalu, seekor ikan paus yang diperkirakan memiliki panjang 20 meter  dan berat 20 ton juga ditemukan terdampar di Pantai Kajaran Desa Bago, Kecamatan Pasirian Kab. Lumajang,” terang Lubis.

Rencananya bangkai paus tersebut akan dibawa untuk dimusiumkan di BBKSDA propinsi yang berada di Bogor. Namun karena kondisinya yang hancur maka akan menunggu keputusan dari pusat. fernang

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *