Jaga Ketahanan Pangan, Danrem 071/Wijayakusuma Sosialisasi Pupuk Wijayakusuma Nutrition

banner 468x60

Batang – Untuk menyelamatkan lahan pertanian yang diakibatkan oleh banyaknya penggunaan pupuk dengan bahan pestisida yang digunakan oleh petani saat ini yang nantinya akan merusak komposisi tanah, maka Korem 071/Wijayakusuma mempunyai pemikiran untuk kembali ke pemanfaatan alam, yaitu dengan memproduksi pupuk organik cair.

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardana, S.Sos., M.M., M.Han., dengan di dampingi para Dandim sejajaran Kodim Pantura, meninjau hasil tanam Demplot sekaligus mensosialisasikan pupuk Nutrisi Wijayakusuma di Desa Kaliwareng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Selasa (18/06/2019)

Muat Lebih

banner 300250

Pada kesempatan tersebut, Danrem 071 Wijayakusuma menerangkan, maksud dari penggunaaan pupuk Wijayakusuma Nutrition sebagai solusi buat petani untuk meningkatkan produktifitas tanaman padi dan peningkatan kesuburan lahan.

“Maksud kegiatan ini adalah untuk memberikan sebuah solusi terkait dengan lahan/sawah dan tanaman lain. Yang melatarbelakangi kami turun kelapangan adalah adanya keluhan petani seperti kesuburan tanah, keasaman tanah dan hasil panen,” ujarnya.

Dikatakan, jajaran Korem 071/Wk melalui Kodim-Kodim jajaran Korem 071/Wk sudah menggunakan pupuk nutrisi yang bisa meningkatkan PH.

“Diharapkan para petani kedepannya bisa sejajar dengan atau setara pengusaha ekonominya. Sebagai contoh, Dandim Tegal yang sudah mensosialisasikan pupuk Nutrisi Wijayakusuma kepada petani dengan membuka lahan 110 hektar sawah,” kata Kolonel Dani Wardhana.

“Tidak ada niat untuk mengintervensi petani untuk menggunakan pupuk nutrisi Wijayakusuma tersebut, tapi mencarikan solusi permasalahan tersebut. pupuk nutrisi tidak hanya digunakan untuk tanaman padi saja, tetapi juga bisa untuk tanaman bawang dan juga untuk tambak udang,” terangnya.

Sementara itu, Dandim 0712/Tegal menyampaikan beberapa hal yang sudah di raih selama sosialisasi pupuk Wijayakusuma Nutrition. Seperti halnya di Desa Tarub Kec. Dukuh Waru Kab. Tegal bahwa tanaman padi yang dipupuk ini tahan dengan hama, ada peningkatan hasil panen padi dari semula hanya 6 kwintal sekarang menjadi 1 ton. Untuk hasil dan kualitas sudah teruji, pupuk ini juga di coba pada tanaman melati dan cengkeh.

Dikatakannya, selama menggunakan pupuk Nutrisi Wijayakusuma, permintaan dari masyarakat juga meningkat dengan memakai pupuk Wijaya Kusuma ini.

“Di Kabupaten Tegal khususnya, para petani banyak memakai pupuk Nutrisi Wijayakusuma. Tujuan dari Danrem masyarakat petani bisa senang, senyum dengan hasil yang memuaskan”, terangnya.

Sementara itu, perwakilan petani Bapak Samhudi pemilik sawah mengatakan, dengan mencoba pupuk Nutrisi Wijayakusuma, 20 hari sebelum tanam pemupukan menghabiskan 10 botol pupuk Nutrisi Wijayakusuma sebagai pupuk dasar tanaman dalam satu hektar.

“Hal yang terlihat berbeda pada penggunaan pupuk ini pada umur 30 hari warna daun lebih hijau agak kuning, tanah nya lebih gembur untuk ditanami, proses tumbuh tanaman lebih cepat, 4 sampai 5 hari sudah tumbuh. Ketinggian daun 54 cm, anakan 26 tunas, pH 6,0,” ucap Samhudi.

Perkuat ketahanan pangan merupakan program Korem 071 Wijayakusuma yang salah satunya dengan program sosialisasi pupuk Wijaya Kusuma Nutrition. Hal ini, guna mensejahterakan para petani khususnya diwilayah Kodim 0736/Batang mensosialisasikan POC (Pupuk Organik Cair) pupuk Wijayakusuma.

“Pupuk organik ini kandungan nutrisinya tinggi dan berfungsi sebagai anti bodi tanaman terhadap hama. Pupuk Wijayakusuma ini, tidak beracun dan tidak berbahaya bagi mahluk hidup yang lain,” pungkas Dandim 0736/Batang Letkol Kav Hendri Napitupulu.

Pada kegiatan ini nampak hadir, Danrem 071/WK, Kolonel Kav. Dani Wardana, S.Sos., M.M., M.Han., Dandim 0736/Btg, Dandim 0710/Pekalongan, Dandim 0711/Pemalang, Dandim 0712/Tegal, Danramil 11/Warungasem, Para Batiwanwil, Dispaperta Kabupaten Batang, PPL Kecamatan Warungasem, Kapoktan Desa Kaliwareng Kec. Warungasem Kab. Batang. ferry

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *