Bersama Forkopimda, Kodim Jakarta Pusat Gelar TNI Manunggal KB Kesehatan

banner 468x60

Jakarta – Kodim 0501/Jakarta Pusat BS menggandeng Pemkot Administrasi Jakarta Pusat dan Polres Metro Jakarta Pusat menggelar TNI Manunggal Keluarga Berencana (KB) Kesehatan (TMKK) dan Bulan Bhakti Gotong Royong, di RPTRA Harapan Mulia, Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019).

Dalam pembukaan acara, Walikota dan pejabat unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), disambut dengan Tarian Selamat Datang, yaitu Tarian Kembang Kipas, kemudian lagu Indonesia Raya, dan lagu mars Keluarga Berencana (KB) oleh paduan suara ibu – ibu Persit Kodim 0501/JP BS dan Bhayangkari Polres Jakpus, serta ibu – ibu PKK.

Muat Lebih

banner 300250

Acara ini mengambil tema, Melalui kegiatan TMKK dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat kita, wujudkan partisipasi dan peran serta masyarakat dengan semangat gotong royong membentuk keluarga yang berkualitas, sehat dan sejahtera.

Kegiatan dihadiri Walikota Jakarta Pusat Bayu Megantara, Kasdim Jakarta Pusat mewakili Dandim 0501/JP BS Letkol Inf Wahyu Yudhayana dan Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Pusat mewakili Kapolres beserta seluruh jajaran dari unsur Tiga Pilar Jakarta Pusat.

Nampak hadir juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Adm Jakarta Pusat, Ketua Persit KCK Cab XV BS PD Jaya, Wakil Ketua Bhayangkari Polres Jakpus, Kepala PMI Jakpus, Kepala Rumah Sakit Islam, Yayasan Dian Mandiri, Yayasan Artha Graha Peduli dan Yayasan Sri Sathya Sai Baba serta ratusan warga Kecamatan Kemayoran.

Dalam sambutannya, Kasdim mewakili Dandim 0501/JP BS Letkol Inf Wahyu Yudhayana menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir dalam pembukaan acara TMKK dikarenakan tugas pengamanan VVIP yang tidak dapat ditinggalkan.

Dikatakan, tujuan kegiatan TMKK ini adalah untuk membantu peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat wilayah Jakarta Pusat.

“Kegiatan TMKK ini adalah program kerja yang telah bertahun – tahun diselenggarakan oleh TNI beserta unsur pemerintah baik dari tingkat Kota dan Kecamatan berikut instansi Polri di wilayah, tak lain dan tak bukan untuk membantu masyarakat dibidang kesehatan, kesejahteraan hidup dan pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu Walikota Jakarta Pusat Bayu Megantara menambahkan terminologi banyak anak banyak rejeki tidak lagi relevan, sebab hal ini berpengaruh terhadap kualitas hidup keluarga.

Menurutnya, anggota keluarga yang banyak memiliki potensi besar tidak maksimal dalam pemenuhan kebutuhan dasar hidup jika mereka adalah warga kurang mampu.

“Saat ini kami melakukan pelayanan dasar kepada masyarakat, berupa layanan kesehatan yang terjangkau, pemenuhan sembako dan pelayanan terpadu yang dapat mempermudah masyarakat untuk membuat surat menyurat,” imbuhnya.

TMKK sendiri akan dilanjutkan ke 8 kecamatan di wilayah Jakarta Pusat dengan target pada saat penutupan di bulan September nanti sebanyak 2477 akseptor telah memilih dan terpasang alat kontrasepsi.

Di acara TMKK ini bentuk pelayanan kepada masyarakat berupa pengobatan umum sebanyak 200 orang, pemeriksaan IVA untuk 40 orang ibu – ibu PKK, Persit dan Bhayangkari, pemeriksaan mata dan pembagian kaca mata gratis untuk 100 pasien, pemeriksaan darah untuk 100 pasien dan pemeriksaan gigi untuk 50 orang, Posyandu Balita, Bindu dan Paid serta pembagian paket sembako dari Arta Graha Peduli.

Dalam kesempatan ini juga diserahkan bantuan berupa ratusan paket sembako, kursi roda, kaca mata baca, alat bantu dengar, pohon produktif, pelayanan akte kelahiran, pelayanan sim dan pajak kendaraan serta bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP). ferry

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *