Momen Halalbihalal, Pengurus PWI DKI Jakarta Periode 2019-2024 Bahas Tantangan 5 Tahun ke Depan

Halal bi Halan Dewan Penasihat PWI DKI Jakarta dengan pengurus PWI DKI Jakarta periode 2019-2024.
banner 468x60

Jakarta – Dewan Penasihat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jakarta menggelar acara halalbihalal Idul Fitri 1440 H di Function Hall Nendia Primarasa, Jalan Bina Harapan 38 A, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (15/6).

Selain menjadi ajang silaturahmi antarpengurus PWI DKI Jakarta periode 2019-2024 dengan stakeholders, kegiatan ini juga membahas sejumlah tantangan yang mesti dijawab pengurus, termasuk di antaranya tentang konvergensi media digital.

“Konvergensi media digital punya pengaruh sangat besar dalam rangka menjalankan organisasi kewartawanan sekarang ini,” kata Wakil Ketua Hubungan Antar-Lembaga, Amy Hatmanto.

“Diharapkan, tentunya, dengan susunan pengurus PWI DKI Jakarta pimpinan Sayid Iskandarsyah yang punya nuansa milenial sangat kental, tantangan tersebut bisa dijawab dan diakomodir secara baik melalui program untuk kemajuan organisasi.”

Sementara itu, fungsionaris Dewan Penasihat PWI DKI Jakarta M.Noeh Hatumena dalam sambutannya juga mengharapkan kegiatan seperti ini bisa membuat pengurus yang baru lebih konstruktif dalam bekerja.

Ia juga mengimbau jajaran pengurus agar tak bosan meminta saran kepada Dewan Penasihat demi membuat putaran roda organisasi lebih trengginas lima tahun ke depan.

“Diminta atau tidak diminta, kita memang wajib memberikan saran dan masukan-masukan, minimal kepada ketua PWI Jaya,” ujar pria yang sudah empat dasawarsa bergelut di dunia jurnalistik.

BACA JUGA:

Harapan senada juga disampaikan Wakil Ketua Dewan Penasihat PWI DKI Jakarta. H.Adhi Wargono. “Interaksi positif antara Dewan Penasihat dengan pengurus harian semoga bisa regular diadakan,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, anggota Dewan Penasihat lainnya, A.Ristanto juga turut menekankan pentingnya peran kemitraan yang kritis untuk membuat PWI DKI Jakarta bisa berkembang dengan sehat.

Ia lalu menyebut kehadiran Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat Konferprov PWI DKI Jakarta di Balai Kota sebagai satu contoh kecilnya.

“Momen seperti itu mesti mampu dimanfaatkan pengurus secara baik. Apalagi organisasi wartawan bukan cuma PWI,” ucap A. Ristanto.

“Dan sekarang tantangannya adalah seperti apa kualitas kinerja pengurus memanfaatkan momentum tersebut untuk mendukung program kerjanya selama lima tahun ke depan,” sambungnya lagi.

Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI DKI Jakarta, Diapari Sibatangkayu mengamini semua masukan yang disampaikan jajaran Dewan Penasihat PWI DKI Jakarta.

Ia pun berharap dimulai dari acara halal bi halal ini sinergitas antarpengurus bertambah kuat untuk memajukan organisasi.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris DKP PWI DKI Jakarta, Berman Nainggolan.

“Para pengurus harus bersinergi dan konsisten menjaga semangat bekerja untuk memajukan organisasi lima tahun ke depan. Jangan seperti tahi ayam, cuma panas dan ngegas di awal tapi selanjutnya dingin dan kendor,” cetusnya.

Ketua PWI Jaya 2019-2024, Sayid Iskandarsyah mengucapkan terima kasih atas semua masukan yang diberikan pada kegiatan ini. Ia berharap seluruh bagian dalam stuktur organisasi mampu untuk membangun komunikasi, baik Dewan Penasihat, Dewan Kehormatan serta pengurus dan anggota lainnya.

“Kita butuh nasihat-nasihat agar kepengurusan yang saya pimpin lima tahun ke depan bisa membuat PWI DKI Jakarta bertambah jaya. Komunikasi harus terus dibangun dan diimplementasikan demi kemajuan organisasi,” ujar Sayid.

Terkait masukan tentang konvergensi media digital, Sayid mengatakan di PWI DKI Jakarta sebenarnya program digital sudah ada sejak lima tahun lalu.

Namun sayangnya program tersebut belum bisa maksimal dieksplor karena terkendala sumber daya manusia kompeten yang terkait bidang tersebut.

“PWI DKI Jakarta sudah punya official website yakni www.pwijaya.or.id yang bisa diakses kapan saja oleh para anggota. Yang jadi tantangan kami sekarang adalah bagaimana mengembangkan official website tersebut sesuai kebutuhan masyarakat di era milenial,” kata Sayid.

“Karena itu sekali lagi saya ingin sampaikan bahwa pengurus selalu butuh masukan untuk membangun kinerja organisasi yang positif. Termasuk juga kinerja komunikasi dengan para mitra,” ia menambahkan. bem

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *