Persingkat Tenaga, Gerobak Dorongpun Jadi Andalan

  • Whatsapp

SIGI – Jembatan Kura-Kura di Desa Kapiroe yang hingga saat ini masih dikebut, masih banyak material yang diperlukan dan sudah tersedia di sekitar lokasi pengerjaan jembatan. Sedangkan untuk pengangkutan bahan material terutama kayu yang digunakan untuk alas jembatan, mereka TNI dan warga, dalam mengangkut kayu tersebut menggunakan gerobak dorong untuk mempercepat pengerjaan.

“Dengan menggunakan gerobak dorong ini akan lebih banyak kayu yang kita angkut untuk alas jembatan dan kita juga bisa menghemat tenaga,” Kata Letda Tandi, Selasa (19/3/19) dilokasi jembatan.

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa saat ini pembangunan jembatan Kura-Kura sudah mencapai 90 persen yakni hanya pembautan saja karena alas jembatan itu harus dibaut agar tidak lepas kayunya. Merekapun secara bergotong royong menyelesaikan program TMMD yang hanya sekitar 9 hari lagi diadakan penutupan.

“Kita harus selesaikan sebelum acara penutupan karena ini merupakan kegiatan secara serentak di seluruh Indonesia yang mendapatkan program TMMD 104. Walau hanya 30 hari yang diberikan, namun kami yakin dapat menyelesaikannya dengan baik karena ini untuk kepentingan rakyat,” Pungkasnya.(*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *